Breaking News:

Kisah Jenderal Kepercayaan Soeharto Dibentak-bentak Bintara Tapi Diam Saja, Ahli Intelijen

Ada istilah "Jika berhasil tidak dipuji, jika gagal dicaci maki. Jika hilang, tidak akan dicari dan jika mati, tidak ada yang mengakui".

Kolase Grid.id
Benny Moerdani dan Baret Merah Kopassus 

Peristiwa itu dialami jenderal yang menjadi orang kepercayaan Soeharto saat masih menjabat presiden.

Seorang Jenderal TNI dibentak-bentak bintara.

Apa yang dialami Jenderal TNI LB Moerdani alias Benny Moerdani, mungkin tidak pernah diketahui bintara itu sampai sekarang.

Benny seorang intelijen kawakan, hingga menurut saja saat dibentak-bentak bintara, tak mau menunjukkan identitas sesungguhnya.

Dai dibentak-bentak prajurit jaga yang pangkatnya jauh di bawahnya, namun diam saja.

Memang, menjadi anggota Badan Intelijen Negara (BIN), tentu suatu kebanggaan.

Di balik itu, ada tanggung jawab dan konsekuensi besar seorang intelijen.

Ada istilah "Jika berhasil tidak dipuji, jika gagal dicaci maki. Jika hilang, tidak akan dicari dan jika mati, tidak ada yang mengakui".

Kira-kira itulah tugas berat dan risiko seorang intelijen.

Raja intel kawakan

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved