Breaking News:

Berita Muarojambi

Proyek Karya Bhakti TNI Tahun 2019 di Muarojambi Disebut Fiktif, Ini Faktanya

Saat dikehui priyek tersebut dikerjakan oleh pihak TNI 0415 Batanghari melalui program Karya Bhakti TNI tahun 2019 dan sudah dikerjakan hingga tuntas.

ist
Proyek Karya Bhakti TNI Tahun 2019 di Muarojambi Disebut Fiktif, Ini Faktanya 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pengerjaan proyek karya bhakti TNI tahun 2019 di Desa Bukit Mas, Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muarojambi menjadi sorotan dan disebut-sebut sebagai proyek fiktif.

Saat dikehui priyek tersebut dikerjakan oleh pihak TNI 0415 Batanghari melalui program Karya Bhakti TNI tahun 2019 dan sudah dikerjakan hingga tuntas.

Menangapi hal itu, pihak Dinas PUPR bersama TNI, Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Muarojambi membantah hal itu tidak fiktif seperti pemberitaan salah satu media online memberitakan berjudul Kasi Intel Kejari Muarojambi diduga akan menututup kasus fiktif proyek TMMD 2019.

Untuk menyakinkan, hari ini pihak Dinas PUPR, TNI Dandim 0415 Batanghari, Inspektorat, Kejari Muarojambi turun ke lokasi secara langsung meninjau lokasi pengerjaan proyek tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muarojambi Yultasmi mengatakan.

"Hari ini kami turun langsung ke lokasi dan melihat kegiatan karya bhakti TNI tersebut, dihadiri pihak TNI, Kejari, Inspektorat, dan didampingi M.Taufik Hidayat, ST PPK Kegiatan Karya Bhakti TNI Juga mantan Kabid Bina Marga, apa yang ditudingkan oleh pemberitaan sebelumnya tidak benar,"kata Yultasmi Minggu (9/5/2021).

Ia juga menyampaikan ucapan berterimakasih terhadap semua pihak atas saran kritikan, dan ia sangat menyayangkan terhadap pemberitaan menjelang lebaran di penghujung Ramadhan 1422H ini terkesan sangat tendensius dan provokatif, kegiatan karya bhakti TNI 2019 dibilang fiktif itu tidak benar.

Sementara Kades Bukit Mas dan Kades Bukit Makmur Sartim dan Suroso saat dikonfirmasi menyampaikan, jalan yang dikerjakan program TMMD tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakatnya, sebelumnya jalan tersebut belum bisa dilalui kendaraan roda empat, dalam kondisi sangat rusak berlumpur dan belum terhubung seperti saat ini.

"Sekarang Alhamdulillah Akses sudah terhubung dan sudah lebar, panjang jalan yang dibuka melalui program TMMD ini sebanyak lima kilometer, titik awal dari Dusun Penerokan Desa Bukit Subur, hingga titik terahir RT 08 Desa Bukit Mas,"kata Sartim..

Sebelum dibangun jalan tersebut ukuran nya masih kecil, sekarang sudah lebar, kondisi jalannya dulu rendah dan sering banjir, sekarang lebih tinggi ditimbun dan tidak banjir lagi, jalan tersebut dilewati oleh warga Lima Desa di Kecamatan Sungai Bahar tersebut.

Sementara Rahmat dan Meli warga Desa Bukit Mas yang sudah ditinggal disana sejak tahun 97 menyampaikan kondisi sebelumnya parah, dulu jika musim hujan selalu banjir sekarang sudah tidak lagi karena sudah dibangun pihak Pemkab dan TNI.

"Terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Muarojambi melalui program Karya Bhakti TNI, program ini justru telat masuk ke Desa kami, petani sangat berterima kasih atas kegiatannya,"tutupnya.

Baca juga: Aktivitas Arus Mudik di Bungo Sepi, Bus Besar Tak Terpantau Lewat Lagi

Baca juga: Masih Gunakan Sistem Zonasi, Penerimaan Peserta Didik Baru SMA/SMK akan Dilaksanakan Juli Mendatang

Baca juga: Xi Jinping Makin Unjuk Taring Usai Kirim Kapal Induk Kedua Bernama Shandong ke Laut China Selatan

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved