Breaking News:

EDITORIAL

Editorial - Dobel Waspada

Biasanya, menjelang lebaran ada tren peningkatan kasus kriminal, terutama kasus pencurian dan perampokan. Tentu bukan momentum lebaran yang patut dipe

Tribun Jambi
Tribun Jambi Edisi 5 Mei 2021 

BERAGAM peristiwa kriminal mencoreng Jambi pada bulan Ramadan ini. Ada perampokan toko ritel di Simpang Rimbo, pembacokan dua pemuda yang sedang cari makanan sahur di Kota Jambi, serta adik bacok kakak ipar di Sarolangun. Belum lama ini perampokan di Sungai Bahar.

Biasanya, menjelang lebaran ada tren peningkatan kasus kriminal, terutama kasus pencurian dan perampokan. Tentu bukan momentum lebaran yang patut dipersalahkan, tapi cara-cara segelintir orang untuk medapatkan uang.

Selain peristiwa kriminal, ada juga peristiwa lainnya yang sangat dekat dengan kehidupan kita di masa ini, yakni lonjakan Covid-19. Bukan hanya jumlah kasus yang terinfeksi virus corona yang melonjak, tapi juga kasus kematian akibat virus tersebut.

Dalam sepekan terakhir, terhitung 28 April-4 Mei 2021, terjadi penambahan 533 kasus di Provinsi Jambi. Namun yang lebih mengkhawatirkan adalah tingkat kematian. Pada periode yang sama, ada 17 orang penderita Covid-19 yang meninggal dunia.

Perlu diketahui juga, berdasarkan laporan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi kepada presiden, sudah ditemukan di Indonesia penularan virus varian mutasi Covid-19 dari India. Ada dua kasus ditemukan di Jakarta. India sendiri kini bergejolak hebat karena varian mutasi ini menyebabkan jumlah korban meninggal yang sangat tinggi.

Pemerintah pun telah melakukan penyekatan di perbatasan untuk menghindari adanya warga yang mudik. Tujuannya adalah menekan penularan virus corona, dan juga mutasi virus tersebut. Kebijakan ini disayangkan banyak orang yang mau mudik, tapi kebijakan ini penting di masa ini.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kita harus dobel waspada. Pertama waspada pada potensi terjadinya kasus kriminal di sekitar kita. Kedua, waspada pada penularan Covid-19 yang sedang tinggi-tingginya saat ini.

Untuk menekan kasus kriminal dan penularan virus corona ini tentu saja bukan hanya tugas pemerintah. Bahkan akan sia-sia segala kebijakan yang sudah dibuat bila tidak ada partisipasi masyarakat. Maka peran serta semua elemen masyarakat, yang didasari keinginan bersama untuk sama-sama aman, jadi bagian terpenting. (*)

Baca juga: Editorial - Jangan Menduga-duga

Baca juga: Editorial - Waspada Penyalahgunaan Rekening

Baca juga: Editorial - Daya Rusak Miras

Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved