Berita Merangin
Jelang Idul Fitri 2021, Ibu-ibu di Merangin Ramai Beli Emas, Untuk Apa?
Perayaan lebaran tahun 2021 ditengah pandemi Covid-19 memperngaruhi transaksi emas di Kabupaten Merangin.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Jelang Idul Fitri 2021, ibu-ibu di Kabupaten Merangin ramai membeli emas.
Perayaan lebaran tahun 2021 ditengah pandemi Covid-19 memperngaruhi transaksi emas di Kabupaten Merangin.
Seperti yang disampaikan Haji Buyung, selaku Pemilik Toko Emas Haji Buyung kepada Tribunjambi.com, Minggu (2/5/2021).
Dia mengatakan jika dibandingkan tahun sebelumnya, pembelian emas di tokonya dipengaruhi pandemi Covid-19 yang masih mewabah.
Meski demikian, jelang pelaksanaan Idul Fitri 2021 ini tak menurunkan masyarakat khususnya kaum ibu ibu untuk membeli emas.
"Kalau dibilang banyak beli dari menjual tapi keadaannya jelang Ramadhan itu banyak yang beli emas," ungkapnya.
Sementara itu untuk omset, dia mengakui adanya peningkatan namun tidak meningkat drastis.
Sedangkan untuk harga emas saat ini, dia mengatakan masih berada diharga normal. Per mayamnya dia menjual dikisaran harga Rp 3 juta atau sekitar Rp 5,8 juta per suku.
Naik atau turunnya harga emas itu menurut Hahi Buyung tidak dipengaruhi pelaksanaan hari besar melainkan banyaknya pembeli dan ketersediaannya.
Semenjak untuk pembelian emas mendekati hari pelaksanaan Idul Fitri, dia mengatakan akan lebih ramai lagi jika dibandingkan tahun tahun sebelumnya.
"Ramai, banyak beli emas. Sepertinya orang orang disini seperti itu, kalau ada uang jelang Ramadhan mereka beli emas," ujarnya.
Terkait pandemi dengan penjualan, dia mengatakan hanya terpengaruh pada saat awal mewabahnya Covid-19. Namun setelah empat bulan berlalu, omset yang sebelumnya menurun kembali naik.
Berbeda Pedangan emas lainnya, Salim mengatakan bahwa menjelang pelaksanaan Idul Fitri ini belum tampak memperngaruhi penjualan di tokonya.
Meski demikian, dia mengiyakan jika dibandingkan hari biasa maka lebih banyak ibu ibu banyak yang membeli emas.
Baca juga: Ikan Aligator Asal Amerika Diamankan di Merangin, Kasat Reskrim: Pemelihara Bisa Dipidana 6 Tahun
Baca juga: Pengobatan Transfusi Plasma Konvalesen Sudah Bisa di RSUD Raden Mattaher, Dua Pasien Terima Donor
Baca juga: Beredar Kabar Denjaka Pergi Ke Papua, Kadispen Kormar: Pergerakannya Tidak Dipublikasikan