Breaking News:

MUTIARA RAMADAN

Mutiara Ramadan - Produktif Dalam Menjalankan Puasa

Tidurnya orang berpuasa karena menahan lapar dan dahaga di siang hari pun dihitung oleh Allah sebagai kebaikan. Ini memberikan gambaran kepada kita se

Tribun Jambi
Mutiara Ramadan - Produktif dalam Menjalankan Puasa 

Saidina Usman El Quraisy
(Wakil Ketua STAI Ahsanta Jambi/Wakil Sekretaris PW GP Ansor Provinsi Jambi)

SUNGGUH sangat luar biasa pendidikan diberikan oleh Allah lewat ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.

Di dalam banyak hadits disebutkan bahwa diamnya orang berpuasa dihitung oleh Allah sebagai ibadah.

Tidurnya orang berpuasa karena menahan lapar dan dahaga di siang hari pun dihitung oleh Allah sebagai kebaikan. Ini memberikan gambaran kepada kita semua betapa Allah mengapresiasi siapa pun yang melaksanakan ibadah puasa.

Allah menjelaskan bahwa, ibadah sunah ibarat pahalanya sama dengan ibadah wajib di luar Ramadan, ibadah wajib yang dilakukan dibalas oleh Allah 70 kali dihandingkan di luar Ramadan.

Ini memberikan indikasi kepada kita bahwa pada bulan suci Ramadan sesungguhnya Allah menghendaki hamba-hamba-Nya yang berpuasa adalah hamba-hambanya yang produktif. Kenapa?
Karena apabila seseorang yang melaksanakan kegiatan dan kegiatan itu baik, maka pahalanya luar biasa diberikan oleh Allah pada bulan puasa ini.

Tidak ada alasan bagi kita umat Islam untuk tidak produktif pada bulan suci Ramadan.

Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak produktif karena lapar, dahaga, dan sebagainya, karena kalau kita lihat bagaimana Rasulullah di dalam peperangan, pernah dua sampai tiga hari mereka tidak makan, hanya beberapa butir kurma yang mereka. Namun itu tidak menyurutkan perjuangan mereka, para sahabat-sahabat Rasulullah, untuk menegakkan kalimat Allah.

Bagi kita umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa, dengan kondisi seperti ini Allah sesungguhnya sedang memberikan pengajaran yang baik kepada kita agar dalam kondisi apapun kebaikan-kebaikan itu harus tetap kita lakukan, karena Allah ingin melihat seberapa jauh dan besarnya kita untuk melakukan kebaikan itu didasari dengan niat tulus ikhlas kepada Allah.

Ibadah puasa yang kita lakukan sesungguhnya membangkitkan umat Islam untuk produktif, bukan menjadi penghalang bagi kita untuk produktif.

Mudah-mudahan kita umat Islam tidak salah kaprah dalam memahami dan menjalankan ibadah. Bukan berarti orang yang berpuasa lalu kemudian menggantikan kegiatan-kegiatan lainnya. Tetapi sebaliknya, bagi kita yang berpuasa hendaklah kita tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan wajib kita seperti seorang ayah mencari nafkah, seorang ibu mendidik anak, dan sebagainya. Sebab, orang yang berpuasa dan produktif inilah yang diinginkan dan dicintai oleh Allah.

Kiranya, kita termasuk orang yang selalu produktif ketika kita melaksanakan ibadah puasa pada bulan suci yang mulia ini.(are)

Baca juga: Mutiara Ramadan - Puasa merupakan Pasantren Kejujuran

Baca juga: Mutiara Ramadan - Puasa Ajaran Universal yang Sehat dan Menyehatkan (Bagian I)

Baca juga: Mutiara Ramadan - Mengukur Standar Puasa Kita

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved