Breaking News:

Tunjangan Hari Raya

Wajib Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran

Perusahaan wajib memberikan tunjangan hari raya (THR) ke karyawan paling lambat tujuh hari sebelum perayaan. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas

Ilustrasi THR PNS 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Perusahaan wajib memberikan tunjangan hari raya (THR) ke karyawan paling lambat tujuh hari sebelum perayaan. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK), Jangcik Moza.

Jangcik menyebutkan pihaknya telah menerima surat edaran dari Kementrian Tenaga Kerja terkait pelaksanaan pemberian THR kepada pekerja atau buruh di perusahaan.

Bahkan surat tersebut telah disampaikan langsung ke perusahaan yang ada di Kabupaten Merangin.

"Surat edaran tentang pelaksanaan THR sudah kita terima dari kementerian dan kita sudah teruskan ke perusahaan yang ada di Kabupaten Merangin," katanya belum lama ini.

Untuk itu dia mengimbau agar perusahaan dapat memberikan kewajiban itu sesegera mungkin atau paling lama satu pekan sebelum hari pelaksanaan.

Dia juga mengingatkan agar perusahaan dapat menaatinya sehingga pekerja dapat menerima haknya.

"Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kalau bisa secepat mungkin, atau paling tidak seminggu sebelum Idul Fitri semua pekerja sudah mendapatkan haknya," imbaunya.

Jika hal itu tidak dilakukan, maka perusahaan tersebut akan dikenakan sanksi baik secara administratif atau sanksi lainnya.

Sementara jumlah perusahaan yang wajib memberikan THR bagi karyawannya itu terdapat sekitar 200-an perusahaan di Kabupaten Merangin.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved