Breaking News:

Berita Kerinci

Hadapi Lockdown, Ini Kata Satgas Covid-19 Kerinci Mengenai Keadaan di Pungut Mudik

Terpisah warga setempat mengakui, bahwa info tentang PPKM baru mereka dapatkan sore ini melalui kades.

Kolase Instagram/Kompas.com
Ilustrasi. Lockdown Satu Dusun di Purbalingga, Anggaran Desa Digunakan Untuk Biaya Hidup Warga Rp 50.000 Per Hari 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Satgas Covid-19 Kabupaten Kerinci akhirnya bicara mengenai keadaan di Desa Pungut Mudik yang ditetapkan sebagai zona merah

Melalui Kalak BPBD Kerinci, Darifus mengatakan, bahwa sebenarnya di desa Pungut Mudik itu diberlakukan PPKM. Dimana di dalam PPKM masyarakat diperbolehkan untuk beraktifitas, tapi dibatasi. 

"Mungkin masyarakat salah mengartikan PPKM. Yang tidak boleh keluar rumah yang positif covid, isolasi mandiri," kata Darifus, Kamis (22/4). 

Sementara untuk warga lainnya sebutnya, boleh beraktifitas keluar. Seperti mau ke ladang maupun ke pasar untuk membeli kebutuhan bahan pokok. 

"Hanya saja masyarakat luar yang masuk ke desa tersebut yang dilarang," jelasnya. 

Terpisah warga setempat mengakui, bahwa info tentang PPKM baru mereka dapatkan sore ini melalui kades. Sedangkan sebelumnya mereka yang mau keluar dicegat oleh petugas. 

"Kemaren segalo orang dicegat. sore ini lah lain pulo, lah boleh keluar masuk Pungut," ujar warga.

Baca juga: Sita Uang hingga Alat Kontrasepsi, Puluhan Gadis SMA Ditangkap Terlibat Prostitusi Via MiChat

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok, Cancer akan Menjadi Panutan, Scorpio Harus Berpikir dan Bertindak Positif

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 4 SD Tema 9 Subtema 3 Pembelajaran 5 Halaman 139 Sampai 143

Penulis: Herupitra
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved