Polwan Hebat

Sosok Polwan Iptu Septia Intan Putri, Anak Pedagang Sayur Bertarung Meraih Cita-cita

Berparas cantik namun selalu tampil sederhana, begitulah sosok polwan Iptu Septia Intan Putri Kasatres Narkoba Polres Tanjabbar

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI/SAMSUL BAHRI
Iptu Septia Intan Putri 

Tidak sampai di situ, Septia mengatakan Ia sempat merasa minder saat orang lain yang juga ikut tes datang diantar orangtua.

Kemudian ada pula yang diantar menggunakan mobil, sementara ia datang sendiri dan menggunakan angkot.

"Awalnya minder karena yang ikut kayak orang-orang kaya, diantar orang tua pakai mobil. Saya hanya naik angkot, bahkan tidak ada yang saya kenal satu pun," ungkapnya

Namun semua proses itu berhasil ia lewati dengan baik, dan ia meyebut semua itu atas izin Allah.

Baca juga: Cerita Iptu Septia Polwan Cantik Polres Tanjabbar, Hadapi Ancaman dari Telepon hingga Pesan Singkat

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Kartini 21 April 2021 Lengkap Ada 30 Contoh untuk Perempuan Hebat

"Waktu tes tahun 2011 diberi kemudahan dan kelancaran hingga lulus masuk Akpol. Banyak yang nanya habis berapa. Sama sekali saya tidak mengeluarkan biaya," tuturnya.

Impian Sejak SMP

Menjadi seorang Polwan ternyata sudah jadi impian Septia sejak masih duduk di bangku SMP

Perempuan yang mengenakan hijab selama keseharian dan saat bertugas sejak SMP memimpikan dirinya mengenakan seragam lengkap menjadi seorang polwan.

Bersikap tegas namun tetap di pandang cantik adalah cita-cita yang ingin ia raih pada saat itu.

"Saya melihat sosok polwan keren-keren dan cantik-cantik. Jadi Ingin merasakan bagaimana ya kalo jadi Polwan itu, bisa ngngak ya? Jadi setiap ada yang nanya cita-cita apa, saya selalu jawab polwan," kata Septia.

Di lanjutkan Septia, sebetulnya waktu itu tidak mengetahui apa tugas menjadi polwan.

Bahkan proses untuk menjadi seorang polwan sendiri dirinya tidak mengetahui.

Pada saat itu, Ia hanya ingin menggunakan seragam lengkap polisi dan berjiwa tegas namun tetap cantik dipandang.

Septia yang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara dari pasangan Yendri dan Yusmanidar.

Septia mengira bahwa proses masuk untuk menjadi seorang Polwan hanya bermodalkan Ijazah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved