Breaking News:

Perawat RS Siloam Curhat Setelah Dianiaya, Istri JT Kesal Anak Berdarah : Kok Suster Tega Kayak Gitu

Kepada Herman Deru, Christina Ramauli S mencurahkan keadaannya pasca dianiaya oleh JT. "Gimana kondisi kamu ?"Gimana kondisi kamu ? "Sudah berkurang,

ist
perawat yang dianiaya ayah pasien ternyata calon pengantin (Tribun Sumsel) 

"Sebenernya jujur, dari awal di situ perasaan saya sudah tidak enak melihat sikap suster itu.

Baca juga: VIDEO Melisa Tak Terima dengan Perlakuan Perawat Saat Mencabut Infus Anaknya

Dari nada bicaranya saja agak ketus saat menangani anak saya yang rewel,

juga nyeletuk 'Ini (anaknya) rewel terus, harusnya kalau siang jangan ditidurin jadi malem ngga rewel terus'.

Yah saya jadi tidak enaklah dengernya, kok bisa seorang suster tega ngomong seperti itu," kata Melisa.

Melisa mengatakan, cara perawat mencabut infus anaknya begitu kasar.

"Ternyata bener kejadian kan, udah dia nyabutnya kasar darah sampai kemana-mana di baju, lantai, kasur," kata Melisa.

Melisa mengaku malah disalahkan ketika banyak darah yang keluar.

"Eh, malah saya disalahin katanya, sebaiknya ibu-ibu jangan gendong anak," tuturnya.

Melihat yang terjadi pada anaknya, Melisa panik.

Tangkapan layar seorang <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/perawat' title='perawat'>perawat</a> di <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/rs-siloam' title='RS Siloam'>RS Siloam</a> Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien, Kamis (15/4/2021).Tangkapan layar seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien, Kamis (15/4/2021). (TANGKAP LAYAR INSTAGRAM)

"Sebagai orangtua saya pikir wajar jika kita panik, apalagi setelah liat anak saya sampai keluar darah si suter itu tidak mau meminta maaf,

Masih ada bekas darahnya di baju, semua saya foto," kata Melisa.

Saat darah keluar, menurut Melisa perawat di RS Siloam hanya diam saja.

Ia baru mendapat penanganan ketika mengadukannya ke kepala perawat.

"Fatal darah itu, saya sampai ngadu ke kepala perawat baru ditangani darah tersebut di kasih plester,

Sama suster itu darah anak saya cuma ditutul-tutul aja pakai tissu toilet. Saya ga bohong saya berani bersaksi nanti di pengadilan," kata Melisa.

Melisa, istri pelaku penganiayaan <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/perawat' title='perawat'>perawat</a> <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/rs-siloam' title='RS Siloam'>RS Siloam</a>Melisa, istri pelaku penganiayaan perawat RS Siloam (Sripoku/tribunsumse)

Melisa pun menyarankan agar RS Siloam memperbaiki pelayanannya.

"Saya minta pihak Rumah Sakit apalagi Rumah Sakit Siloam punya record sebagai rumah sakit bagus, pertimbangkan lagi kejadian ini jangan sampai terjadi ke pasien yang lain apalagi balita karena bisa membahayakan,"

"Menurut saya sikapnya sangat tidak profesional dan sangat tidak layak bekerja di rumah sakit manapun.

Harus dipertimbangkan suster itu jika diterima bekerja lagi," tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com / Penulis: Sanjaya Ardhi

Editor: Rohmayana
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved