Rabu, 20 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Nasional

Kronologi Perawat RS Siloam Palembang Dianiaya Keluarga Pasien, Berawal dari Lepas Infus Pasien

Video viral penganiayaan seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang yang diduga dilakukan keluarga pasien yang sedang dirawat di rumah sakit

Tayang:
Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUNNEWSWIKI
Seorang perawat di Rumah Sakit Siloam Palembang, diduga dianiaya oleh keluarga pasien yang sedang dirawat di rumah sakit itu, Kamis (15/4/2021). 

Terlapor J tidak senang, diduga korban tidak benar saat melepaskan infus di tangan anaknya lalu terlapor langsung marah.

Terlapor kemudian memanggil korban untuk mendatangi kamar tempat anaknya di rawat itu.

Korban pun kemudian menemui terlapor bersama teman korban lainnya di kamar rawat inap.

Setibanya di kamar tempat anak terlapor dirawat, teman-teman korban itu disuruh terlapor untuk keluar dan meninggalkan korban sendirian.

Baca juga: Perawat RS Siloam Palembang Dipukul dan Dijambak Keluarga Pasien, Begini Kronologi Penganiayaan

Baca juga: Harga Mitsubishi Xpander April 2021 - Dapat PPnBM Rp 18 Juta Ditambah Diskon dari Diler

Baca juga: Polisi Sebut Kerugian dari ATM yang Dibobol di Kawasan Arizona Capai Rp 310 Juta

"Namun teman korban tidak mau keluar," Kompol Abdullah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/4/2021).

Kemudian terlapor menanyakan bagaimana korban melepaskan selang infus di tangan anak terlapor.

Belum sempat korban menjawab, terlapor langsung memukul muka sebelah kiri korban menggunakan tangannya.

Teman korban yang melihat aksi itu pun masuk dan mencoba melerai, namun terlapor langsung mendekati korban dan kembali memukul muka korban menggunakan tangan kanannya.

Melihat adanya keributan makin menjadi, petugas keamanan di TKP pun coba melerai.

"Korban kemudian dibawa keluar, namun terjadi tarik menarik antara korban dan saksi hingga terlapor menarik rambut korban," ujarnya.

Kemudian korban berhasil keluar dan selanjutnya korban dibawa ke ruang emergency.

Akibat kejadian itu korban pun mengalami memar dibagian mata sebelah kiri, sakit bagian bibir dan perut.

Tanggapan RS Siloam Sriwijaya

Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang, dr Bona Fernando mengaku sangat menyayangkan dengan kejadian tersebut.

"Intinya kami dari Siloam sangat menyesali perbuatan arogan orangtua pasien tersebut terhadap perawat kami," katanya singkat saat dihubungi.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved