Selasa, 7 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Penganiayaan Perawat

Christina Simatupang Perawat yang Dianiaya Keluarga Pasien Mengalami Trauma Hebat

Perawat RS Siloam Palembang, Christina Ramauli Simatupang yang dianiaya keluarga pasien mengalami trauma hebat

Editor: Suang Sitanggang
SRIPO/IST
Perawat Christina Simatupang saat dianiaya keluarga pasien (kiri) dan pernyataan sikap management RS Siloam Palembang yang meminta polisi usut tuntas penganiayaan terhadap perawat tersebut, Jumat (16/4/2021) 

TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Perawat RS Siloam Palembang, Christina Ramauli Simatupang yang dianiaya keluarga pasien mengalami trauma hebat atas peristiwa Kamis 15 April 2021 itu.

Hingga kini Christina Simatupang masih menjalani perawatan atas luka memar, sakit di perut, serta traumatik.

Kondisi terkini Christina tersebut disampaikan Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang, dr Bona Fernando, Jumat (16/4/2021).

"Perawat sedang kami rawat, bukan saja menyembuhkan luka fisik, tapi juga psikisnya," kata Bona.

"Memang beliau (perawat) itu mengalami trauma yang cukup hebat," ungkapnya.

Dia menyebut sudah bicara tadi siang dengan perawat itu.

Kondisinya dia lihat sudah lebih baik dibandingkan kemarin, namun belum pulih.

"Kita berdoa, pelan-pelan nanti bisa berkerja kembali seperti biasa merawat pasien lagi," jelas dr Bona.

Baca juga: Kasus Penganiayaan Perawat RS Siloam Christina Simatupang, Pihak RS Minta Polisi Usut Tuntas

Baca juga: Pria Ini Seketika Terdiam Begitu Tahu Sosok Wanita di Film Dewasa yang Ditonton Bareng Temannya

Untuk menyembuhkan psikis Christina Simatupang, ia mengatakan tim psikolog sudah diturunkan untuk membantu korban.

"Sejak kemarin tim psikolog kita sudah turun untuk menangani korban," jelasnya.

Dokter Bona juga berterima kasih atas support dan dukungan dari internal dan eksternal.

"Termasuk dari sesama profesi termasuk Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) baik dari kota, provinsi maupun pusat yang memberikan dukungan," terangnya.

Bona mengatakan semua permasalahan ini diserahkan kepada pihak kepolisian.

Pihaknya meminta agar diberikan ditindak secara tegas ke pria penganiayaan perawat perempuan itu.

Penganiayaan terhadap perawat di RS Siloam Palembang bernama Christina Simatupang berawal dari ayah pasien yang melihat tangan anaknya berdarah setelah infus dilepas.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved