Breaking News:

Penganiayaan Perawat

Kasus Penganiayaan Perawat RS Siloam Christina Simatupang, Pihak RS Minta Polisi Usut Tuntas

Management Rumah Sakit Siloam Palembang meminta polisi mengusut tuntas penganiayaan perawat Christina Ramauli Simatupang

SRIPO/IST
Perawat Christina Simatupang saat dianiaya keluarga pasien (kiri) dan pernyataan sikap management RS Siloam Palembang yang meminta polisi usut tuntas penganiayaan terhadap perawat tersebut, Jumat (16/4/2021) 

TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Management Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang meminta polisi mengusut tuntas penganiayaan terhadap perawat bernama Christina Ramauli Simatupang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Christina Ramauli dianiaya oleh seorang keluarga korban di dalam ruang perawatan di rumah sakit tersebut.

Video penganiayaan terhadap perawat itu viral di media sosial, dan perlakuan keluarga pasien itu dikecam warganet.

Kasus penganiayaan ini telah dilaporkan Christina sebagai korban ke Polrestabes Palembang.

Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang, dr Bona Fernando mengatakan tenaga perawat dan kesehatan adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan.

"Siloam Hospitals menyesali tindakan kekerasan yang ditujukan kepada perawat kami di Siloam Sriwijaya,"dr Bona Fernando, Jumat (16/4/2021).

Dia mengatakan tindakan kekerasan terhadap tenaga kesehatan merupakan sebuah perilaku yang tidak bisa ditolerir.

Bona Fernando mengatakan Siloam Hospitals punya komitmen memberikan pelayanan optimal kepada pasien.

Mereka berupaya keras menciptakan dan menjaga lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi tenaga kesehatan, supaya bekerja optimal melayani pasien.

Baca juga: Perawat di RS Siloam Christina Ramauli Simatupang Memar dan Sakit Akibat Dianiaya Keluarga Pasien

Baca juga: Keluarga Pasien Tega Menganiaya Christina Simatupang Perawat RS Siloam Palembang

Pihaknya telah menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian kekerasan yang menimpa perawat.

Halaman
123
Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved