Berita Batanghari
Rekrutmen Anggota PPK PSU Pilgub Jambi Sepi Peminat, KPU Batanghari Perpanjang Waktu Pendaftaran
“Mungkin banyak yang tidak tahu akan ada PSU, informasi ini yang kurang beredar di tengah masyarakat,” kata Harapan Nami selaku Divisi Sosialisasi, Pa
Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Badan ad hoc yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk PSU Pilgub Jambi di Batanghari masih sepi peminat.
Hal ini disampaikan Harapan Nami selaku Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Batanghari, Kamis (15/4/2021).
Menurutnya, faktor penyebab kurangnya minat masyarakat untuk mendaftar sebagai PPK, yakni kurangnya informasi bahwa akan ada PSU Pilgub Jambi di Kabupaten Batanghari.
“Mungkin banyak yang tidak tahu akan ada PSU, informasi ini yang kurang beredar di tengah masyarakat,” kata Harapan Nami selaku Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Batanghari.
Selain informasi tadi, kata Nami saat ini bulan ramadan sehingga mungkin masyarakat enggan untuk mendaftar, karena dalam perekrutannya ada beberapa item urusan administrasi yang harus dipenuhi.
“Ditambah lagi daerah yang jauh seperti Mersam, Maro Sebo Ulu dan Bajubang. Tentu mereka yang daftar perlu biaya dan tenaga untuk ke KPU,” ujarnya.
Lanjutnya, yang mendaftar sebagai PPK sampai hari ini baru 13 orang dari 4 kecamatan. Sehingga dari angka itu belum terpenuhi dari kuota minimalnya 5 orang per kecamatan.
“Sebab dari itu kita akan memperpanjang waktu pendaftaran dari 18-20 April 2021,” katanya.
Meski diperpanjang Nami berujar akan diupayakan, kalau perlu pihaknya akan jemput bola menyampaikan kepada masyarakat.
“Jika dalam hal ini juga tidak terpenuhi, maka sesuai mekanisme dalam juknis, kita akan bekerjasama lembaga pendidikan dan organisasi artinya itu yang nanti akan kita coba kerjasama jika rekrutmen PPK tidak terpenuhi,” pungkasnya.
Baca juga: DPRD Kota Jambi Sediakan Takjil Gratis selama Ramadhan di Masjid Niman-Nasir
Baca juga: VIDEO Pimpinan KKB Papua Lekagak Telenggen Tembak Mati Tukang Ojek
Baca juga: Pasar Rakyat Tipe A Tak Difungsikan Maksimal, DPRD Merangin akan Panggil Dinas Terkait