Breaking News:

Berita Kota Jambi

Tim Terpadu Akan Dibentuk Guna Antisipasi Adanya Kelompok Punk di Kota Jambi Saat Bulan Ramadhan

Dinas Sosial Kota Jambi akan mencegah keberadaan kelompok anak punk. Pencegahan akan dilakukan bekerjasama dengan Satpol PP Kota Jambi.

tribunjambi/rara khushshoh
Noviarman Kepala Dinas Sosial Kota Jambi. Tim Terpadu Akan Dibentuk Guna Antisipasi Adanya Kelompok Punk di Kota Jambi Saat Bulan Ramadhan 

Tim Terpadu Akan Dibentuk Guna Antisipasi Adanya Kelompok Punk di Kota Jambi Saat Bulan Ramadhan 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Dinas Sosial Kota Jambi akan mencegah keberadaan kelompok anak punk. Pencegahan akan dilakukan bekerjasama dengan Satpol PP Kota Jambi.

"Kan anak punk ini kewenangannya ada di Satpol PP. Maka nanti akan dibentuk tim terpadu melalui pak asisten tiga," kata Noviarman, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Selasa (13/4/2021).

Penertiban tersebut bukan hanya pada anak punk, anak jalanan (Anjal), namun juga gelandangan (Gepeng).

Karena, kata dia, anak punk disinyalir membawa rombongan yang sangat banyak. Sehingga tidak dapat hanya ditangani oleh Dinas Sosial Kota Jambi, sendiri.

"Dan ini juga akan kami lakukan secara rutin selama bulan suci ramadhan," lanjutnya.

Hal tersebut bersamaan dengan sistem patroli tiga shift Dinas Sosial Kota Jambi.

Jika anak punk bersaudara ada yang datang dari luar daerah, maka akan dijaring.

Selanjutnya, akan dilakukan asesmen atau pendataan. Kalau memang orang tersebut dari luar daerah, maka akan dikategorikan orang terlantar. Kemudian di kembalikan ke daerah asalnya.

"Karena kita ada program penanganan warga migran ini tadi," jelas dia.

"Kalau dia masih dalam antar kabupaten dalam provinsi, itu kewenangannya ada di Dinas Sosial Kota Jambi. Namun apabila dia dari luar provinsi, itu akan kita rujuk ke Dinsos Provinsi Jambi," sambungnya.

Jadwal Buka Puasa Jambi Hari Ini 13 April 2021

Selama Bulan Ramadhan, Durasi Belajar Siswa SD dan SMP di Muarojambi Dikurangi

Cara Membuat Es Melon Buah Naga, Thai Tea Kacang Merah, Dragon Banana Smoothie

Menurutnya, pernah ada kasus yang dipulangkan ke daerah asalnya namun balik lagi. Itu biasanya terjadi antar provinsi.

"Kalau kejadian antar kota, hingga saat ini belum pernah ada. Namun, untuk teknis pemulangan yang berada di Dinsos Provinsi Jambi, kita tidak mengetahui," pungkasnya.(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved