Breaking News:

Telat Bayar THR, Perusahaan Bakal Disanksi, Maksimal Dibayarkan 7 Hari Sebelum Hari Raya Idul Fitri

Perusahaan bakal kena sanksi jika telat membayar THR. Pembayaran  THR tahun 2021 dibayar penuh dan tepat waktu, paling lambat 7 hari sebelum hari raya

Editor: Suci Rahayu PK
Kompas.com/ Totok Wijayanto
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Perusahaan bakal kena sanksi jika telat membayar THR.

Hal ini seperti diumumkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Pembayaran  THR tahun 2021 dibayar penuh dan tepat waktu, paling lambat 7 hari sebelum hari raya tiba kepada para pekerja/buruh.

Selain itu, Kemnaker juga menyiapkan skema denda maupun sanksi bagi perusahaan yang terlambat membayar THR Keagamaan 2021.

“Pengusaha yang terlambat membayar THR keagamaan kepada pekerja/buruh dikenai denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayar sejak berakhirnya batas waktu kewajiban pembayaran,” kata Ida pada konferensi pers Senin (12/4/2021).

Baca juga: Inilah Biaya Resmi Penerbitan SIM Baru, Tarif Perpanjangan, dan Dokumen Untuk SIM

Baca juga: Menantu Dibacok Mertua saat Sujud Sholat Magrib Gara-gara Jawab Tidak Tahu soal Uang

Terkait sanksi, pengusaha yang tidak membayar THR 2021 tepat waktu akan dikenakan sanksi administrasi sesuai ketentuan peraturan pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan.

Diantaranya berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi, hingga pembekuan kegiatan usaha.

Ida menegaskan pengenaan denda maupun sanksi tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR keagamaan pada pekerja/buruh.

Karena THR merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayar oleh pengusaha kepada pekerja/buruh.

“Diperlukan komitmen bagi para pengusaha untuk membayar THR secara penuh dan tepat waktu kepada para pekerja dan buruh,” kata Ida

Baca juga: Kisah Selo Bocah 4 Tahun Selamat Dari Banjir Bandang di NTT Walau Lima Jam Terkubur di Lumpur

Baca juga: Bagaimana Hukum Mengerjakan Shalat Tarawih Sendiri dan Berjamaah? Simak Penjelasannya di Sini

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved