Tak Terima Kalah Bermain Futsal Menjadi Motif Pelaku Pembunuhan Pelajar di Kota Jambi
Tim Opsnal Satreskrim Polresta Jambi dan Polsek Telanaipura pun sampai ke wilayah Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan untuk meringkus pelaku pemb
TRIBUNJAMBI.COM - Polisi berhasil mengamankan pelaku pembunuhan pelajar di Kota Jambi.
Bahkan, Tim Opsnal Satreskrim Polresta Jambi dan Polsek Telanaipura pun sampai ke wilayah Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan untuk meringkus pelaku pembunuhan pelajar di Kota Jambi, Senin 29 Maret 2021.
AZ (19) yang belakangan diketahui merupakan siswa di SMA negeri di Kota Jambi ditetapkan oleh penyidik sebagai aktor utama.
Pelaku mengayunkan sebilah samurai ke bagian kepala korban hingga terkapar dan kritis.
Setelah menjalankan aksinya, AZ pun langsung melarikan diri ke wilayah Sumatera Selatan.
Petugas gabungan langsung melakukan penelusuran dan berhasil meringkus pelaku tanpa perlawanan.
Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Chirtian menggungkapkan, AZ pelaku utama ini diringkus tanpa perlawanan berarti.
"Pelaku utama ini kita tangkap di wilayah Sumatera Selatan," kata Dover, Selasa (6/4/2021) siang.
Dover menceritakan, motif pelaku tega menghabisi nyawa korbannya lantaran tak terima dengan kekalahan timnya saat bermain futsal.
Baca juga: 3 Shio Kurang Beruntung Rabu 7 April 2021 - Shio Babi Cobalah Bekerja Sendiri untuk Hindari Konflik
Baca juga: Mega Nainggolan Kini Harus Jualan Cabai untuk Biayai 3 Adiknya, Orangtuanya Jadi Korban Tabrak Lari
Baca juga: Partai Demokrat Kubu Moeldoko Gugat Kubu AHY Rp 100 Miliar, Jika Menang Uangnya Dipakai Buat Apa?
"pelaku tak terima kalah main futsal, di GOR jugasempat terjadi keributan kecil," jelasnya.
Setelah mendapat bacokan, korban sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher selama tiga hari, hingga dinyatakan meninggal dunia tepat pada Kamis (1/4/2021) lalu.
Kata Dover, sebelum insiden pembacokan tersebut terjadi, tersangka MZ mengajak AZ dan tersangka lainnya, yakni RK, FR, MA dan MY berkumpul di kawasan Arizona.
Kemudian, mereka mengambil senjata tajam dari rumah tersangka MA, yang akan dipakai untuk menyerang korban dan kelompoknya.
Sekira pukul 18.30 WIB, para tersangka pun melihat korban melintas mengendarai sepeda motor, kemudian, AZ yang pada saat itu dibonceng langsung menebaskan samurai ke badan satu korban berinisial DL, hingga mengalami luka bacok di bagian punggung.
Kemudian, sepeda motor korban terhenti, DL yang sempat kena sabetan senjata langsung melarikan diri.