Memakan Korban 3 Orang, Pohon Usia Ratusan Tahun Berdiri Misterius Setelah Tumbang Dihempas Angin

Tak hanya berdiri, pohon yang memiliki tinggi 20 meter ini juga memakan korban sebanyak tiga orang.

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Independent.co.uk
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Pada Minggu keamrin, Pohon jenis jambi-jambi yang diprediksi berusia ratusan tahun terletak di Jalan Pondok Binjai Lingkungan IV, Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, kembali berdiri

Pohon ini tumbang pada Rabu (31/3/2021) lalu karena dihempas angin.

Dan pada Minggu sore, pohon tersebut kembali berdiri gagah.

Tak hanya berdiri, pohon yang memiliki tinggi 20 meter ini juga memakan korban sebanyak tiga orang.

Baca juga: Arti Mimpi Menangis, Bisa jadi Sedang Mengalami Masa Penyembuhan dalam Hidup

Baca juga: Fabio Quartararo Berhasil Asapi Duo Pramac Ducati, Maverick Vinales Harus Puas Finis Ke 5

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Siklon Tropis Seroja Dini Hari Ini, Kecepatan Pusarannya 85 km/jam

POHON BERUSIA RATUSAN TAHUN - Pohon jenis jambi-jambi yang diprediksi berusia ratusan tahun terletak di Jalan Pondok Binjai Lingkungan IV, Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara,  kembali berdiri pada Minggu (4/4/2021).
POHON BERUSIA RATUSAN TAHUN - Pohon jenis jambi-jambi yang diprediksi berusia ratusan tahun terletak di Jalan Pondok Binjai Lingkungan IV, Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara,  kembali berdiri pada Minggu (4/4/2021). (TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP)

Dua dari tiga warga yang terlempar itu diketahui bernama Atan, warga Sei Merbau dan M. Yusuf warga Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

"Satu lagi kami belum tau identitasnya," kata Lurah Sei Merbau, Fahrulrozy.

Terdapat lima unit rumah yang hancur di timpa oleh pohon tersebut.

"Rumah milik Rubini, Firmansyah Hasibuan. Juniarti, Syamsudin, Sapni," katanya.

Ia menjelaskan, kronologi terjadinya pohon tersebut tumbang dan dapat berdiri kembali hingga memakan tiga orang korban.

"Pohon ini memang sudah empat hari lalu jatuh karena dihantam hujan lebat beserta angin kencang.

Kemudian, ketiga korban ini melakukan pemotongan terhadap pohon tersebut," katanya.

Tak disangka oleh ketiganya, pohon yang sudah tumbang tersebut kembali berdiri setelah di papas hingga tinggal menyisahkan batang.

"Sekitar 8 meter lagi, tiba-tiba pohon bergerak dan langsung kembali berdiri tegak.

Para pekerja yang tak menyangka akan hal tersebut, langsung terpental hingga 4 meter," katanya.

Saat pohon berdiri, korban yang bernama M Yusuf sempat tergantung di atas pohon yang berdiri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved