Berita Sarolangun
Belasan Desa di Sarolangun Belum Tersentuh Jaringan
Di Kabupaten Sarolangun bahkan masih terdapat beberapa Desa yang hingga kini belum tersentuh jaringan untuk komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Di tengah perkembangan zaman yang serba digital, jaringan untuk menunjang komunikasi agar lebih baik perlu menjadi perhatian lebih dari pemerintah.
Di Kabupaten Sarolangun bahkan masih terdapat beberapa Desa yang hingga kini belum tersentuh jaringan untuk komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
Kabid TIK dinas Kominfo Sarolangun Fahri mengatakan, masyarakat yang berada di Desa itupun terpaksa harus keluar untuk dapat mengakses jaringan lalu menghubungi sanak saudara mereka.
Baca juga: Kasus Pengrusakan Mobil Wartawan di Bungo, Polisi Lakukan Olah TKP
Baca juga: AKSI Arya Saloka Mendapat Balasan Senyum Manis dari Amanda Manopo Ketika Jeda Syuting Ikatan Cinta
Baca juga: Jambi Tempati Inflasi Tertinggi se-Sumatera, Andil Terbesar Pada Komoditas Cabai Merah
Berdasarkan data dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sarolangun, setidaknya terdapat 14 desa di 5 kecamatan yang hingga kini belum terjamah jaringan.
Belasan desa itu di antaranya adalah Desa Simpang Narso, Batu Empang, Bukit Berantai dan Bukit Sulak yang masing-masing berada di Kecamatan Batang Asai Sarolangun.
Kemudian desa Tambang Tinggi di Kecamatan Cermin Nan Gadang, Desa Pangkal Bulian dan Desa Seko Besar di Kecamatan Pauh Sarolangun.
Selain itu terdapat pula desa Pemusiran Dalam, Rengkiling Dalam, Sungai Butang, Guruh Baru dan Jemang Baru yang berada di Kecamatan Mandiangin.
Lalu terakhir, terdapat di desa Napal Melintang dan Temalang Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun.
"Jadi ini dokumen usulan ke Kementerian Kominfo, ya sebatas itulah kami kalau sekarang dan mungkin kalau masalah dikabulkan atau tidak kan nanti Kementerian punya penilaian," ujar Fahri, Kabid TIK Kominfo Sarolangun, belum lama ini.
Menurut dia, mekanisme yang dilakukan dinasnya dalam menghadapi persoalan tersebut hanyalah melakukan pendataan lalu menyampaikan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Mungkin tim nya turun nanti seperti cek kondisi kalau seandainya layak dibangun nanti akan dibangun sama dia," katanya.
Fahri mengatakan dari belasan desa yang hingga kini belum tersalur jaringan tersebut terdapat 6 desa yang menjadi prioritas dalam usulan pembangunan.
Diantaranya adalah desa Simpang Narso, Batu Empang, Bukit Berantai, Bukit Sulah, Tambang Tinggi dan desa Seko Besar yang masing-masing merupakan pemukiman penduduk.
"Yang jelas sampai saat ini belum terjamah sampai sekarang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-tower.jpg)