Breaking News:

Tiga Hari Setelah di Vaksin, Seorang Satpam Meninggal Dunia, Bibir Menghitam dan Demam Tinggi

"Tensi darah juga diperiksa, tapi tidak ditanya apa suami saya punya riwayat penyakit atau tidak," ujar Eti tampak pilu saat dijumpai Warta Kota di ke

SHUTTERSTOCK/solarseven
Ilustrasi vaksin Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang satpam sekolah meninggal dunia 3 hari setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Istri pun menjelaskan kondisi suaminya usai mengikuti program Vaksinasi tersebut.

Menurutnya, Sarmili, nama satpam tersebut, mengikuti vaksin dalam kondisi sehat dan bugar.

Sarmili disebut mengalami demam tinggi dan bibirnya menghitam.

Baca juga: Cerita Gadis Pertama Kali Terjun Kedunia Portitusi, Temui Kendala Hingga Binggung Saat Dapat Tamu

Baca juga: Polisi Telah Amankan Pengemudi Fortuner yang Acungkan Senjata, Sempat Sembunyi di Area Parkir Mal

Baca juga: Paspampres Berhasil Amankan Orang yang Nekat Loncati Pagar Kebun Raya Bogor

Sang istri pun membeberkan sejumlah keterangan terkait kematian suaminya.

Menurutnya saat disuntik vaksin, suaminya itu dalam kondisi sehat.

"Tensi darah juga diperiksa, tapi tidak ditanya apa suami saya punya riwayat penyakit atau tidak," ujar Eti tampak pilu saat dijumpai Warta Kota di kediamannya.

Suaminya meninggal dunia setelah tiga hari divaksin.

Sarmili mengalami demam tinggi.

"Suami saya punya penyakit dalam," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved