Nation of Islam Muncul di Amerika dan Buat Geger, Apa Itu?

Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) kembali diserang. Dua orang dilaporkan tewas dalam insiden Jumat (2/4/2021).

Editor: Teguh Suprayitno
AFP via VOA
Pasukan garda nasional AS dan Polisi Gedung Capitol mengamankan komplek Gedung Kongres AS pasca serangan dengan menabrakkan kendaraan hari Jumat (2/4). 

Nation of Islam Muncul di Amerika, Apa Itu?

TRIBUNJAMBI.COM – Gedung Capitol Amerika Serikat (AS) kembali diserang. Dua orang dilaporkan tewas dalam insiden Jumat (2/4/2021).

Seorang pria diketahui menabrak dua petugas di dekat Gedung Capitol. Setelah itu, tersangka menabrakkan mobilnya ke barikade.

Tak sampai di situ, tersangka lantas keluar dari mobil sambil memegang pisau di tangannya. Dia lantas berlari dan menyerang dua polisi.

Tersangka yang diidentifikasi sebagai Noah Green, ditembak mati. Satu polisi, William "Billy" Evans, juga dilaporkan tewas atas serangan tersebut.

Melalui Facebook, Green mengidentifikasi dirinya sebagai pengikut Nation of Islam. Akun Facebook yang cocok dengan Green kini telah dihapus.

Lantas apa sebenarnya Nation of Islam?

Melansir Britannica, Nation of Islam merupakan gerakan sekaligus organisasi yang menggabungkan unsur-unsur Islam tradisional dengan ide-ide nasionalis kulit hitam.

pemimpin Nation of Islam Louis Farrakhan berpidato di depan para pengikutnya di sebuah masjid Chicago pada 17 Januari 1995 yang menyatakan dirinya tidak bersalah dalam pembunuhan Malcolm X.(
pemimpin Nation of Islam Louis Farrakhan berpidato di depan para pengikutnya di sebuah masjid Chicago pada 17 Januari 1995 yang menyatakan dirinya tidak bersalah dalam pembunuhan Malcolm X.( (AFP PHOTO/CHRIS WILKINS)

Fard Muhammad tiba-tiba menghilang secara misterius pada 1934. Tampuk kepemimpinan Nation of Islam lantas dipegang oleh Elijah Muhammad.

Elijah Muhammad lantas memimpin organisasi tersebut selama 41 tahun berikutnya. Di antara murid-muridnya yang terkenal adalah Malcolm X dan Muhammad Ali.

Dengan pesan pemberdayaan kulit hitam, Nation of Islam tumbuh menjadi salah satu organisasi Afrika-Amerika terbesar di AS sebagaimana dilansir Fox News.

Baca juga: Gedung Capitol AS Kembali Diserang 2 Orang Tewas, Begini Kondisi Joe Biden Saat Ini

Malcolm X merupakan sosok yang membawa banyak orang Afrika-Amerika masuk ke dalam Nation of Islam.

Namun, Macolm X sempat membuat pernyataan kontroversi ketika menanggapi kematian Presiden AS John F Kenndy. Hingga akhirnya, Malcolm X dibunuh pada 1965.

Setelah itu, perjalanan Nation of Islam diwarnai oleh kekerasan antara anggota dan mantan anggotanya.

Pada 1973, anggota Nation of Islam menyerbu Hanafi Muslim Center di Washington DC yang didirikan oleh Hammas Abdul Khaalis.

Pasukan garda nasional AS dan Polisi Gedung Capitol mengamankan komplek Gedung Kongres AS pasca serangan dengan menabrakkan kendaraan hari Jumat (2/4).
Pasukan garda nasional AS dan Polisi Gedung Capitol mengamankan komplek Gedung Kongres AS pasca serangan dengan menabrakkan kendaraan hari Jumat (2/4). (AFP via VOA)
Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved