Bantah Ada Kekerasan Pada Agitha, Linda Halim Jelaskan Detik-detik Kematian Putri Erlita Dewi
inda Halim akhirnya membeberkan detik-detik meningalnya Agitha Cahyani Putri untuk menghindari kesimpangsiuran informasi di masyarakat.
TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA - Linda Halim akhirnya membeberkan detik-detik meningalnya Agitha Cahyani Putri untuk menghindari kesimpangsiuran informasi di masyarakat.
Linda Halim adalah istri dari Agung Wahyudi Rahardi yang dinikahinya setahu lalu, setelah bercerai dari Erlita Dewi tiga tahun silam.
Ia menjadi ibu sambung dari empat orang putri yang dibawa Agung setelah resmi bercerai dengan istrinya.
Linda menyebut sudah berusaha maksimal untuk kesembuahn Agitha sejak anak itu mengalami sakit.
Agitha didiagnosa mengalami kebocoran pada ginjal.
Pada 17 Maret, Linda mengatatakn membawa Agitha ke dokter spesialis sebagai ikhtiar agar Agitha bisa sembuh.
"Semua itu upaya ikhtiar kami mengobati anak kami," ungkap Linda didampingi suaminya dan kuasa hukumnya, pada Sabtu (3/4/2021).
Dia mengatakan, setelah serangkaian pemerikaan, dokter mengatakan diperiksa Agitha sudah membaik.
Dokter memberikan resep obat untuk dikonsumsi Agitha supaya bisa rawat jalan.
Kondisi Agitha disebutnya mulai membaik, terliht dari pembengkakan di kaki dan wajah mulai hilang.
Namun pada 27 Maret 2021, Linda kaget saat sedang masak di dapur.
Dia menyebut tiba-tiba Agitha memanggil-manggilnya.
"Anak saya ini teriak-teriak panggil mama - mama, begitu. Saya langsung ke kamarnya, dia minta gendong," ungkapnya.
Dia kemudian meminta asisten rumah tangga untuk membuatsair gula.
"Saya juga panggil papanya anak-anak," terangnya.
Ia mengatakan sempat menanyakan bagian mana dari Agitha yang terasa sakit.
"Anak saya cuma bilang gendong mama," kata Linda.
Karena panik, Agitha dibawa ke rumah sakit.
Baca juga: Aghita Putri Erlita Dewi Dikabarkan Meninggal tak Wajar, Begini Jawaban Ibu Tiri dan Ayah Kandung
Baca juga: Sahrul Romadhon Siswa SMAN 7 Kota Jambi Tewas Akibat Dibacok, Dua Pelaku Telah Ditangkap
Baca juga: Puluhan Orang Rela Suap Rp 40 Juta Demi Jadi Honorer Satpol PP Provinsi Lampung
Saat tiba di rumah sakit, remaja putri itu dinyatakan sudah meninggal dunia.
Mereka sempat tidak percaya, sebab masih menngobrol dan memeluknya di mobil walau mengeluh sakit.
"Minta air minum katanya haus. Itu di dalam mobil saya bilang, sabar ya nak," tambahnya.
Setelah dinyatakan meninggal, Agung, suaminya, meminta dokter melakukan upaya medis lainnya.
Setelah hampir tiga jam menunggu tindakan medis, upaya Agung dan Linda tidak bisa menghidupkan kembali Agitha.
Agung menghubungi Erlita, ibu kandung dari Agitha untuk mengabarkan kematian anaknya itu.
"Atas permintaan ibu kandungnya, AP agar disemayamkan esok harinya dan diminta formalin. Namun saya menolak awalnya," ungkap Agung.
Namun untuk menghindari kesalahpahaman, ucapnya, ia ikuti tapi menolak diformalin.
Sebagai alternatif, jenazah anaknya disimpan di lemari pendingin di kamar jenazah.
Agung menjelaskan, saat memandikan jenazah AP, tidak tidak darah yang keluar.
"Saya sendiri ikut memandikan. Termasuk ada petugas rumah sakit yang ikut memandikan. Ada saksinya. Tidak ada keluar darah," imbuhnya.
Agung dan Linda merasa pemberitaan di luar begitu menyudutkan dan hanyalah penggalan konstruksi cerita.
"Kami juga merasa perlu memanggapi dan meluruskan kabar diluaran sana yang hanya sepenggal-sepenggal," ujar dia.
"Tidak benar kami tidak memperlakukan anak kami dengan tidak baik. Ayah mana yang tega melihat anak kandungnya menderita," lanjutnya
Kesaksian Erlita
Erlita sebelumnya mengungkapkan ia bercerai dengan suaminya, empat anaknya diasuh mantan suami dan perempuan yang dinikahinya.
Warga Kendari itu mengatakan mendapatkan kabar anaknya meninggal pada Sabtu lalu.
Ia tidak dapat tiket pesat lagi hari tersbebut sehingga terbang ke Sidoarjo esok harinya.
Erlita mengaku telah berpesan agar jenazah jangan dulu dimakamkan sebelum ia tiba di Sidoarjo.
“Sebelum dimakamkan, saya masih sempat membuka kain kafan anak saya," ungkap Erlita.
"Saya melihat ada beberapa kejanggalan di sana,” kisahnya.
Dia melihat ada darah di hidung jenazah anaknya.
Lalu, juga ada memar dekat hidung, dan bekas memar di pipi kiri.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kisah Erlita Dewi viral di media sosial.
Berbagai kepedihannya sejak pelakor masuk ke rumah tangganya, hingga putrinya meninggal ramai dibicarakan.
Warganet memberi semangat kepada Erlita agar kuat menghadapi cobaan ini. (*)
Baca juga: Agung Wahyudi Mantan Suami Erlita Dewi Jelaskan Penyebab Kematian Agitha Cahyani Putri
Baca juga: Aghita Putri Erlita Dewi Dikabarkan Meninggal tak Wajar, Begini Jawaban Ibu Tiri dan Ayah Kandung
Sumber: SURYA