Bocah Ini Lagi Dipangku Ayahnya Saat Rumah Gubuknya Dijatuhi Bom Milter Myanmar, Begini Kondisinya
Seorang balita di Myanmar dilaporkan selamat dalam serangan udara yang dilakukan militer pada akhir pekan lalu.
Editor:
Teguh Suprayitno
SS/Eagle News/YouTube
Balita itu berusia 3 tahun, Saw Ta Eh Ka Lu Moo Taw selamat dari serangan bom militer Myanmar.
Di antara korban tewas adalah seorang bocah lelaki berusia 13 tahun yang sedang bermain di luar rumahnya di Yangon dan seorang gadis berusia 11 tahun yang peti matinya diisi dengan boneka dan buku mewarnai, Minggu (28/3/2021).
Dalam sebuah pernyataan, Direktur Eksekutif Badan Anak PBB Unicef, Henrietta Fore mengatakan, krisis yang dialami anak-anak ini akan menjadi sebuah bencana besar.
"Selain dampak langsung dari kekerasan, konsekuensi jangka panjang dari krisis bagi anak-anak dalam negeri bisa menjadi bencana besar," ucap Henrietta Fore.