Breaking News:

Berita Sarolangun

FKUB Sarolangun Sudah Lakukan Pertemuan, Bahas Keamanan Ibadah Nasrani di Sarolangun

Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiyono mengatakan, pertemuan itu membahas upaya dalam mencegah ataupun mengantisipasi agar kejadian bom di salah

Rifani halim
Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono, melakukan pertemuan dengan tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum komunikasi umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sarolangun.

Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiyono mengatakan, pertemuan itu membahas upaya dalam mencegah ataupun mengantisipasi agar kejadian bom di salah satu gereja di Makassar tidak terjadi di wilayah Kabupaten Sarolangun.

Apalagi pada tanggal 02 April 2021 mendatang, tepatnya pada hari jumat merupakan hari kebesaran umat Kristen yakni peringatan hari wafatnya isa almasih.

Baca juga: Pasca Bom di Makassar, Selain TNI-Polri, Satpol PP Tebo Disiapkan Ikut Pengamanan di Tempat Ibadah

Baca juga: Puluhan Pemukiman Warga Terendam Banjir, BPBD Batanghari Masih Pantau Daerah Rawan Banjir

Baca juga: Pemerintah Tolak Partai Demokrat Hasil KLB Deli Serdang, Mahfud MD: Kekisruhan Sudah Selesai

"Pertemuan kita salah satunya untuk menjaga kebersamaan, persatuan dan kesatuan yang kita punya di Indonesia, bhinneka tunggal ika. Akan ada sebentar lagi tanggal 02 april 2021, salah satu hari raya umat kristiani, ini juga bagian dari tugas polri bersama seluruh Stake holder untuk mengamankan kegiatan itu,"katanya Rabu, (31/3/2021).

Berdasarkan pertemuan tersebut, FKUB Kabupaten Sarolangun sepakat bersama untuk melakukan kegiatan pengamanan di gereja atau tempat ibadah pada hari besar umat kristen pada 02 April 2021 mendatang.

Kapolres mengatakan, anggota kepolisian dan TNI, Kelompok sadar ketertiban dan keamanan masyarakat (Pokdarkamtibmas), tokoh agama, FKUB, satpol pp dan Stake holder terkait akan turun melakukan pengamanan pada hari perayaan umat Kristen tersebut.

"Nanti kegiatan pengamanan hari besar umat Kristen pada Jumat sampai hari minggu, nanti akan dibantu oleh rekan-rekan yang tidak beragama Kristen, maupun tidak beragama khatolik, untuk pengamanan. Kalau titik yang menjadi pengamanan, berdasarkan dimana lokasi yang dilakukan ibadah teman-teman yang beragama kristen, setidaknya ada dua kecamatan yakni di Sarolangun dan Singkut," katanya.

"Nanti masing-masing gereja itu akan ada personil dari Polres, tni, satpol pp, lintas beragama, dan selain juga pengamanan pada H-1 dan H+1 setelah ibadah dilakukan, kita akan juga lakukan patroli gabungan, dengan mengajak seluruh Stake holder yang ada untuk melakukan patroli ke tempat geraja tadi untuk memastikan kegiatan ibadah berlangsung dengan lancar dan khidmat sesuai dengan kepercayaan agama yang mereka anut," kata dia menambahkan.

Ia menambahkan, untuk wilayah Sarolangun tidak boleh berpikiran bahwa di sarolangun aman-aman saja dan tetap waspada.

"Masyarakat juga kita minta untuk lebih waspada dilingkungan masing-masing, untuk mengetahui apabila ada orang yang sebelumnya tidak pernah muncul ada disana, karena pelaku ini orang yang tidak berasal dari daerah-daerah yang menjadi target operasi mereka," tuturnya.

Penulis: Rifani Halim
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved