Geledah Rumah Terduga Teroris, Densus 88 Temukan 5 Bom Aktif, Terdengar Suara Ledakan Warga Panik

Tim juga menemukan sejumlah barbuk lain, yakni lima toples berisi berbagai bahan kimia untuk membuat bom.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
https://www.facebook.com/tribuntimurdotcom
Tim Gegana Polda Sulsel gunakan robot canggih saat geledah rumah terduga pelaku bom bunuh diri Makassar 

TRIBUNJAMBI.COM - Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit mengatakan, tim Densus 88 melakukan penggerebekan di wilayah Condet, Jakarta Timur, dan Bekasi, Jawa Barat, terkait aksi bom bunuh diri di Gereja Katerdral, Makasar, Sulawesi Selatan.

Dalam penggerebekan tersebut, tim menemukan lima bom siap pakai.

"Kita temukan barang bukti, lima bom aktif jenis bom sumbu yang siap digunakan," kata Kapolri dalam jumpa pers secara virtual, Senin (29/3/2021).

Tim juga menemukan sejumlah barbuk lain, yakni lima toples berisi berbagai bahan kimia untuk membuat bom.

Total beratnya sekitar 4 kg. Selain itu, bahan peledak yang sudah diracik menjadi bom seberat 1,5 kg. Namun, Kapolri tidak merinci di lokasi mana barbuk tersebut ditemukan.

Dalam penggerebekan tersebut, empat orang ditangkap. Mereka diduga terlibat dalam tindak pidana terorisme.

Kapolri menjelaskan, peran mereka ada yang membeli bahan kimia, mengajarkan membuat bom, pembuat bom, hingga orang yang akan meledakkan bom. "Tim satgas terus melakukan pengembangan," ucap Kapolri.

Sebelumnya, bunyi ledakan terdengar ketika polisi menggeledah rumah terduga teroris di Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin.

Sumber ledakan diduga dari dalam rumah kontrakan yang sedang digeledah.

Ledakan itu terjadi beberapa saat setelah polisi meminta wartawan menjauh dari area sekitar rumah tersebut.

Baca juga: Warga Berjuang Evakuasi Pekerja Tambang Emas Merangin Sistem Lubang Jarum

Baca juga: Tahun 2021 Ini Pemerintah Kabupaten Muarojambi Dapatkan Bantuan Peremajaan Karet Ratusan Hektare.

"Tolong sterilkan dulu, karena masih ada barang bukti bom yang akan kami disposal (musnahkan)," kata salah seorang polisi di lokasi sebagaimana dikutip dari Tribun Jakarta.

Sementara Warta Kota melaporkan, ledakan tersebut disusul kepulan asap putih pekat dari balik pagar tinggi berwarna biru yang merupakan rumah tinggal terduga teroris.

Sontak, warga di sekitar lokasi yang ikut menonton proses penggeledahan jadi kocar-kacir.

Hingga saat ini belum dapat dipastikan identitas orang yang diamankan dan keterkaitannya dengan pengeboman di Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Minggu kemarin oleh jaringan Jamaah Anshor Daulah (JAD).

"Pagi tadi sekitar jam 09.30 di lokasi ini telah diamankan satu orang pelaku, diduga pemilik bom dan bahan baku bahan peledak," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di lokasi, dikutip dari siaran Kompas TV. "Tim gegana dan labfor sedang melaksanakan olah TKP (tempat kejadian perkara)," lanjut Fadil.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved