Breaking News:

Terjebak di Tambang Emas Ilegal

Warga Berjuang Evakuasi Pekerja Tambang Emas Merangin Sistem Lubang Jarum

Masyarakat sedang berusaha mengeluarkan tiga orang yang terjebak di tambang emas sistem lubang jarum

TRIBUNJAMBI/HO/HUMAS PEMPROV JAMBI
ILUSTRASI. Zumi Zola saat menjabat Gubernur Jambi mengunjungi tambang emas lubang jarum, di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, saat terjadi kecelakaan kerja di tambang ilegal tersebut, Oktober 2016. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Masyarakat sedang berusaha mengeluarkan tiga orang yang terjebak di tambang emas sistem lubang jarum.

Pekerja itu terjebak di tambang emas ilegal yang berada di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi, pada Senin (29/3/2021).

Informasi yang dihimpun Tribun, pekerja tambang berasal dari Desa Birun, kecamatan Pangkalan Jambu, Merangin.

Kades Simpang Parit, Marbawi, saat dikonfirmasi menyebut ia juga telah mendapatkan informasi soal adanya pekerja di penambangan emas tanpa izin (PETI) terjebak di lubang.

Pekerja tersebut tak bisa keluar karena di dalam lubang tempat mereka bekerja mulai dipenuhi air.

Untuk bisa dikeluarkan dari sana, air yang menggenangi lubang mirip sumur yang sangat dalam itu harus dikeluarkan lebih dahulu.

"Informasinya memang begitu, ada yang terjebak. Tapi saya belum ke sana, saya masih di Bangko," kata Kades kepada Tribunjambi.com melalui telepon, Senin (29/3/2021).

Warga berusaha mengeringkan air yang mengenangi lubang tersebut.

"Informasinya memang masih di dalam lubang itu, masih berusaha mengeringkan air," ungkapnya.

Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan saat dikonfirmasi mengatakan belum memastikan informasi itu.

Halaman
123
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Suang Sitanggang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved