Geledah Rumah Terduga Teroris, Densus 88 Temukan 5 Bom Aktif, Terdengar Suara Ledakan Warga Panik
Tim juga menemukan sejumlah barbuk lain, yakni lima toples berisi berbagai bahan kimia untuk membuat bom.
Fadil menambahkan, keterangan lebih lengkap akan disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Polda Metro Jaya pada Senin sore. Kompas TV melaporkan, rumah terduga teroris yang digeledah polisi diapit dua bengkel motor.
Rumah berpagar tinggi warna biru masih dijaga polisi bersenjata. "Berdasarkan keterangan yang kami dapatkan, dari beberapa sumber atau warga sekitar, bahwa 1 orang ini bisa dikatakan orang yang mengontrak atau menyewa rumah," kata jurnalis Kompas TV Agi Kurniasandi dalam laporannya.
"Tadi, selain satu orang diamankan, juga ada dua pegawai bengkel yang diamankan kepolisian untuk pemeriksaan," tambah Agi.
Sementara itu, dua terduga teroris diamankan tim Gegana Polda Metro Jaya di rumah di Jalan Raya Condet, RT 005/003, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, Senin siang.
Dari pantauan Kompas.com di lokasi, mobil tim Gegana Polda Metro Jaya stand by di depan rumah yang dijadikan show room mobil itu, garis polisi juga telah dipasang.
Warga sekitar, Sri Anita (47), mengatakan peristiwa penangkapan dua terduga teroris itu terjadi pukul 10.30 WIB.
"Sempat berontak dulu tadi di situ. Tahu-tahu udah diborgol, pakai kaos putih dan sarung (orangnya)," ujar Anita kepada wartawan di lokasi. Setelah satu pria diamankan polisi, tak berselang lama, satu perempuan juga diamakan tim Gegana Polda Metro Jaya. "Ini rumah pribadi, tapi kayaknya ada showroom juga," lanjut Anita.
Anita mengenal salah satu orang yang diamankan tersebut. "Ya kenallah, Pak Husein kan. Orangnya baik banget. Hubungan sama warga baik," ujar Anita.
Baca juga: AKSI Annisa Pohan Promosikan Batik Jambi di Instagram, Istri AHY Ungkap Filosofi Motif Batik Jambi