Breaking News:

Banyak Gaya, Video Dua Pesepeda Lepas Tangan Lalu Terjatuh, Wajah Sampai Cium Aspal

Dalam video amatir yang beredar, tampak dua orang pria naik sepeda berada di depan dari rombongan

ist
Ilustrasi Bersepeda 

TRIBUNJAMBI.COM - Aksi dua pria naik sepeda sambil lepas tangan berujung memalukan.

Dalam video amatir yang beredar, tampak dua orang pria naik sepeda berada di depan dari rombongan pesepeda lainnya.

Pria yang mengenakan hitam dan pria yang mengenakan kaos biru motif abu-abu terlihat asyik bercerita.

Keduanya lalu melakukan aksi lepas tangan saat berada di atas sepeda tersebut.

Kedua pria lalu bergaya sambil beberapa kali mengayunkan tangan saat bercerita.

Salah seorang lalu gemas dan bergaya ingin menyentil pipi rekannya.

Tapi, belum lagi aksi itu dilakukan ia tiba-tiba kehilangan kendali.
Baca juga: Pemkab Tebo Gelar Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2022

Pria yang mengenakan kaos biru motif abu-abu lalu terjatuh dan menyenggol rekannya.

Akhirnya kedua pria sama-sama terjatuh dengan posisi bagian wajah mencium aspal hingga ban sepeda menjungkit.

Seperti kita ketahui, kegiatan olahraga bersepeda bisa meningkatkan kemampuan fisik dan menjadi kunci kebugaran dan kesehatan tubuh.

Dilansir dari Kompas.com, aktivitas fisik yang teratur melindungi kita dari risiko penyakit kronis seperti obesitas, penyakit jantung, kanker, penyakit mental, diabetes, dan radang sendi.

Tak perlu menyewa pelatih khusus atau menghabiskan uang untuk pergi ke gym, kita bisa rutin melakukan aktifitas fisik atau olahraga dengan cara yang mudah dan murah, salah satunya dengan bersepeda.

Rutin bersepeda adalah salah satu solusi terbaik untuk mengurangi dampak gaya hidup pasif.

Jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh orang dari berbagai usia ini juga bisa menjadi sarana rekreasi untuk menyegarkan pikiran.

Berikut berbagai keunggulan bersepeda dibandingkan aktiivtas fisik lainnya:

- Efek samping rendah

Bersepeda menyebabkan lebih sedikit ketegangan dan cedera daripada kebanyakan bentuk aktivitas fisik lainnya.

- Latihan otot yang baik

Bersepeda membuat semua kelompok otot utama bergerak saat kita mengayuh pedal.

- Mudah dilakukan

Tidak seperti kebanyakan jenis olahraga lainnya, bersepeda tidak memerlukan keterampilan fisik tingkat tinggi.

- Baik untuk kekuatan dan stamina

Bersepeda dapat meningkatkan stamina, kekuatan, dan kebugaran aerobik.

- Hemat waktu

Selain menjadi salah satu bentuk olahraga, bersepeda juga bisa menjadi moda trasnportasi saat kita beraktivitas sehari-hari.

Manfaat bersepeda

Selain memiliki berbagai keunggulan, bersepeda juga memberi manfaat kesehatan berikut:

1. Mengontrol berat badan

Bersepeda adalah cara yang baik untuk mengontrol atau mengurangi berat badan karena dapat meningkatkan tingkat metabolisme, membangun otot dan membakar lemak tubuh.

Penelitian menunjukkan bersepeda selama satu jam membantu membakar 300 kalori.

Riset dari Inggris juga membuktikan, bersepeda selama setengah jam setiap hari membantu membakar lima kilogram lemak dalam setahun.

2. Menjaga kesehatan jantung

Bersepeda memperkuat otot jantung , menurunkan denyut nadi istirahat dan mengurangi kadar lemak darah.

Penelitian juga menunjukkan orang yang rutin bersepeda ke tempat kerja terpapar polusi dua hingga tiga kali lebih sedikit daripada mereka yang menggunakan mobil sehingga fungsi paru-paru mereka meningkat.

Riset dari Denmar yang meneliti 30.000 orang berusia 20 hingga 93 tahun juga membuktikan bersepeda secara teratur melindungi kita dari penyakit jantung.

3. Meminimalisir risiko diabetes

Diabetes tipe 2 merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius.

Kurangnya aktivitas fisik adalah alasan utama yang membuat penderita diabetes meningkat setiap waktu.

Riset dari Finlandia membuktikan, bersepeda 30 menit per hari mampu mengurangi risiko diabetes hingga 40 persen.

4. Meningkatkan kesehatan mental

Gangguan kesehatan mental seperti depresi, stres dan kecemasan dapat dikurangi dengan mengendarai sepeda secara teratur.

Hal ini disebabkan karena bersepeda memiliki efek yang sama seperti rekreasi sehingga mendorong dopamin yang memicu rasa bahagia.(*)

Baca juga: Persediaan Daging di Pasar Sengeti Cukup Pedagang Tidak Khawatir Kehabisan Stok

Baca juga: Awal April BEM KBM Unja Gelar Kegiatan Tahunan Unja Smart Ekspo

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved