Breaking News:

Berita Kerinci

TNKS Kembali Dibuka, Ini Pembagian Kouta Pengunjung Wisata Alam di Kerinci

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci, Juanda Sasmita dikonfirmasi membenarkan wisata alam yang dikelola sudah dibuka untuk umum se

Ist
Air Terjun Renah Pemetik di Pedalaman TNKS. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Objek wisata alam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kabupaten Kerinci telah kembali dibuka sejak 19 Maret lalu. Namun ada pembagian jumlah pengunjung setiap harinya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci, Juanda Sasmita dikonfirmasi membenarkan wisata alam yang dikelola sudah dibuka untuk umum sejak 19 Maret 2021 yang lalu.

"Pengunjung dan wisatawan yang akan berkunjung ke Kerinci untuk mematuhi prokes dan protap yang telah ditetapkan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE)," ujar Juanda, Minggu (28/3/2021).

Baca juga: PSU Pilgub Jambi, ASN Pemprov Jambi dan Daerah Diminta Jaga Netralitas

Baca juga: Masih Menunggau Aturan, Kemenag Tanjabbar Harapkan Salat Tarawih Berjamaah Bisa Dilaksanakan

Baca juga: Redam Aksi Kebut-kebutan Pemuda di Muara Bulian, Satpol PP Batanghari Gelar Patroli Malam

Juanda berharap, dengan dibukanya kembali gunung kerinci akan menambah kunjungan wisatawan ke kabupaten kerinci.

"Dengan dibukanya wisata alam ini, mudah - mudahan bisa membantu menggerakan ekonomi penggiat wisata khususnya dan masyarakat pada umumnya," ungkapnya.

Adapun pengaturan pembukaan kawasan wisata itu tentang pembatasan kuota dan waktu kunjungan di delapan pintu masuk kawasan wisata, Gunung Kerinci melalui Pos R10 Kersik Tuo, dengan kuota 43 orang perhari selama tiga hari, Gunung Kerinci melalui camping graund Bangun Rejo dengan kuota 22 orang perhari selama lima hari dan Gunung Tujuh, dengan kuota maksimal 60 orang perhari selama tiga hari.

Kemudian, Danau Kaco, dengan kuota maksimal 25 orang pendeki perhari selama tiga hari, Bukit Tapan dengan kuota maksimal 25 orang perhari selama tiga hari. Danau Bontak (campingground), dengan jumlah 600 orang perhari selama tiga hari, Bumi Perkemahan MADAPI dengan jumlah 322 orang perhari selama tiga hari dan Bukit Sulap, dengan jumlah 391 orang per hari selama tiga hari.

Senada Kepala Seksi Pengawasan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB-TNKS) wilayah I Kerinci, Nurhamidi membenarkan telah dibukanya jalur pendakian objek wisata alam yang dikelola oleh Taman Nasional Kerinci Seblat.

"Sesuai dengan surat edaran mulai dibuka pada 19 Maret 2021," kata Nurhamidi.

Kasi BB-TNKS Wilayah I Kerinci, menyebutkan sesuai dengan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Nomor : SK.177/KSDAE/PJLKH/KSA.3/8/2020 tanggal 31 Agustus 2020 tentang Reaktivasi tahap III kawasan Taman Nasional, Taman Wisata Alam, Suaka Margasatwa untuk kunjungan wisata alam kondisi transisi Covid19 dan surat Dirjen KSDAE S.239/KSDAE/PJLKH/KSA.3/8/2021 tanggal 18 Maret 2021 hal pembukaan kawasan wisata alam untuk pendakian di TNKS lebih dari one day trip.

"Seluruh kawasan wisata alam di TNKS dibuka kembali untuk kunjungan lebih dari one day trip, kecuali lokasi wisata pintu masuk dikawasan atau berada kabupaten/kota berada dizona status resiko tinggi (zona merah)," ujarnya.

Nurhamidi menambahkan untuk pengunjung/wisatawan yang akan menginap wajib menunjukkan surat keterangan (Negative) Covid19 melalui pengujian rapid test antigen (WNI) dan PCR (WNA) yang sah dan masih berlaku.

"Pengunjung wajib mematuhi prosedur tetap (Protap) pengelolaan kunjungan wisata alam di TNKS pada masa new normal pandemi Covid19," ungkapnya.

Balai Besar TNKS juga akan melakukan evaluasi dan mengambil kebijakan lebih lanjut dengan memperhatikan kondisi terakhir perkembangan penyebaran Covid19.

Penulis: Herupitra
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved