Wawancara Eksklusif

Kisah Mustari Affandi Kasat Pol PP, di Balik Layar Tugas Menertibkan Kota Jambi

Tribun Jambi berhasil Mustari Affandi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Jambi untuk menceritakan kisahnya.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rahimin
tribunjambi/Rara Khushshoh Azzahro
Mustari Affandi, Kasat Pol PP Kota Jambi. 

Mustari Affandi: Saya menjadi lebih enak melakukan koordinasi dengan camat, karena saya pernah merasakan menjadi camat. Ibarat kata kalo camat 'capek capek nikmat'.

Saya bilang sama anggota kita harus menerapkan. 6K, dan 5T. Rincian 6T adalah koordinasi, komunikasi, kerja sama, kolaborasi, kekompakan, keikhlasan. Sedangkan 5T yaitu terencana, terukur,terarah,tegas dan tuntas.

Kalau dibandingkan pada saat di kecamatan sebagai Satpol PP. Satpol PP bukan hanya melakukan penertiban, tetapi laporan perganguan ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat juga kita sikapi.

Contoh, misal ada di satu kecamatan tanda tangan dari warga yang mungkin warnet mengganggu, itu hanya laporan seperti itu kita langsung sikapi. Kita ingin kerja cepat hasil nyata 

Tribun Jambi: Apa momen yang menurut abang sangat berharga ketika menjadi camat?

Mustari Affandi: Panggilan camat tidak pernah hilang, ketika menjadi camat sering turun ke lapangan dan dekat dengan masyarakat, saya masih dipanggil camat.

Hal yang paling terasa dekat dengan saya adalah ketika saya tetap dipanggil camat meski saya bukan lagi camat. Pengalaman saya saat harus didemo pada saat jadi camat pasar diturunkan.

MISTERI Kuburan Tua Menggelembung 1,5 Meter, Nisan Lain Sendiri Warga, Tak Ada yang Tahu Makam Siapa

Armand Maulana Panik Anaknya Positif Covid-19: Menyedihkan Sih, Dia Nangis Tahu Positif

Download Lagu DJ Remix Full Bass 2021, Ada Video Spesial DJ Breakbeat, DJ Tiktok hingga DJ Slow

Saya punya prinsip bukan mencari popularitas tetapi saya selalu mengatakan berjalan lah di dalam rel, jangan pernah berjalan di atas rel. Ketika ketika anda ditikungan kalo kecepatan tinggi anda akan jatuh. Tetapi ketika berjalan di atas rel akan bisa berdiri. Saya punya prinsip dalam bekerja adalah harga mati.

Tribun Jambi: Perasaan apa selama ini dan apa yang melekat ketika menjadi Satpol PP?

Mustari Affandi: ada kata-kata prajawibawa, praja: orang, wibawa: pelayan petugas yang berwiba. Alhamdulillah perjalanan Waktu saya berharap mereka mempunyai kepercayaan diri. Saya katakan kepada mereka kita ini pamong, pamong itu yang pertama harus pintar ngomong, secara humanis dan profesional.

Yang kedua pintar ngemong, ngemong itu sebagai pahlawan yaitu layani mereka dengan baik. Kewibawaan dari satpol PP itu bisa kita rasakan dari anggota sendiri.

Tribun Jambi: Bagaimana mengedukasi masyarakat sebelum kita menertibkan jika dari segi Satpol PP?

Mustari Affandi: Satpol PP fungsi utamanya adalah penegakan peraturan daerah dan juga pengamanan aset daerah.

Bagaimana menyelesaikan penertipan itu itu adalah skala skala besar kita memberikan kepercayaan kepada kecamatan dahulu. Misalnya ada pasar yang mau di tertibkan, kita minta pada kecamatan untuk memberitahu dahulu berupa pemberitahuan.

Jika sudah ada tahapan inilah sebagai bahan kita setelah itu misi terakhir baru kita katakan ada yang sudah melakukan pembongkaran sendiri setelah melakukan rapat dengan tim terpadu. sesuai dengan SOP satpol PP Permendagri nomor 54 tahun 2011 itu memang harus ada tahapan seperti peringatan 1 2 dan 3. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved