Breaking News:

Tawuran di Batanghari

Pascakerusuhan Antar Pemuda di Batanghari Perangkat Desa Bertemu Yakin Tak Ada Aksi Lanjutan

Keduanya berasal dari Desa Aur Gading dilarikan ke rumah sakit dan warga Kelurahan Durian Luncuk mendapat perawatan lebih lanjut.

(Tribunjambi/A Musawira)
Pertemuan antara perangkat Desa Aur Gading, Jelutih, Lurah Durian Luncuk, Simpang Jelutih Petugas Polisi Batin XXIV, anggota TNI pasca pertikaian antar pemuda di Kelurahan Durian Luncuk RT 08. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-

Pasca pertikaian pemuda asal Desa Aur Gading dan Desa Jelutih di Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari masuki tahap mediasi antara perangkat desa bersama pihak kepolisian.

Aksi penyerangan dari pemuda tersebut belum diketahui apa motif dibelakangnya. 

Namun, dalam aksi itu dilaporkan dua orang pemuda alami luka cukup serius diduga terkena senjata tajam. 

Keduanya berasal dari Desa Aur Gading dilarikan ke rumah sakit dan warga Kelurahan Durian Luncuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Batin XXIV, Ipda L Tobing mengatakan terkait masalah ini, selain masuki tahap penyelidikan, pihaknya juga melakukan mediasi perdamaian antara kedua desa dan keluarga yang terlibat dalam aksi itu.

“Saya imbau kepada kedua desa untuk meredam aksi dari masyarakat kita, supaya suasana ditengah masyarakat kembali kondusif dan tidak ada aksi lanjutan,” kata Kanit Reskrim Polsek Batin XXIV, Ipda L Tobing kepada Tribun Jambi, Sabtu, (27/3/2021).

Pj Kepala Desa Jelutih, Rahman kepada Tribun Jambi mengatakan yang diduga pelaku adalah warga Jelutih, sebagai perangkat desa beserta tokoh masyarakat, tokoh adat dan perangkat Desa Aur Gading, serta pihak kepolisian dan pihak korban mengadakan pertemuan supaya apa yang sudah terjadi tidak terulang kembali.

“Kami dari Pemerintah Desa Jelutih siap meredam warga kita. Supaya peristiwa ini tidak membesar lagi,” kata Rahman selaku Pj Kades Jelutih.

Lanjutnya, mediasi antara kedua desa dan pihak kepolisian sudah dilaksanakan, perangkat Desa Jelutih punya itikad baik mendatangi pertemuan ini, supaya suasana dikedua desa kembali kondusif.

“Pihak korban juga minta bantuan biaya perobatan di rumah sakit dan ini sedang kita bicarakan,”

“Selaku pemerintah desa kita sudah beri imbauan kepada pemuda/i untuk tidak membesarkan kejadian ini di media sosial,  cukup kita redam dengan mediasi tadi,” ujarnya.

Pj Kepala Desa Aur Gading, Habibullah mengatakan setelah kejadian itu keluarga korban dari warga Desa Aur Gading ikut serta dalam mediasi bersama pihak kepolisian dan perangkat Desa Jelutih, untuk bersama-sama meredam amarah ammasyarakat terhadap peristiwa ini.

“Warga desa saat ini kondisinya aman dan kondusif. Pihak korban beserta perangkat Desa Jelutih sudah bertemu. Kemudian pihak keamanan juga ambil andil dalam peristiwa ini supaya bersama-sama menjaga suasana yang kondusif,” pungkasnya

Baca berita lain terkait Batanghari

Baca juga: Polresta Jambi Buru DPO Kasus 1 Kg Ganja Milik Buruh Asal Kota Jambi

Baca juga: Program Peremajaan Sawit Masuk ke Tanjabtimur, Anggota DPRD Provinsi Apif Imbau Petani Manfaatkan

Baca juga: Giorgino Abraham dan Yasmin Napper dalam Love Story The Series, Kuat Menjalani Hubungan Jarak Jauh

Penulis: A Musawira
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved