Breaking News:

EDITORIAL

Editorial - Larangan Mudik Harus Tegas

PEMERINTAH memutuskan untuk menghapus kegiatan mudik pada Idul Fitri 2021. Larangan ini serupa dilakukan saat Idul Fitri tahun lalu.

Tribun Jambi
Tribun Jambi Edisi Sabtu (27/3/2021). 

PEMERINTAH memutuskan untuk menghapus kegiatan mudik pada Idul Fitri 2021. Larangan ini serupa dilakukan saat Idul Fitri tahun lalu.

Tercatat, sudah dua kali Idul Fitri pemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut sejak ada pandemi Covid-19.

Pada 2020 lalu, pemerintah memutuskan untuk melarang mudik guna menekan penyebaran Covid-19. Dikhawatirkan, virus akan ditularkan warga yang datang dari perkotaan ke daerah tempat mudik.

Bahkan, sejumlah daerah memberlakukan aturan ketat melarang orang mudik. Jika nekat mudik, akan dikarantina terlebih dahulu, supaya pemudik yang nekat tersebut tidak membawa virus corona.

Tahun ini, pemerintah mengambil keputusan mudik ditiadakan. Keputusan ini diambil setelah Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan sejumlah menteri dan lembaga terkait.

Aturan dilarang mudik tahun ni berlaku untuk seluruh masyarakat. Mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pekerja mandiri.Berlaku untuk seluruh ASN, TNI-Polri  BUMN karyawan swasta, maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat.

Aturan pelarangan mudik ke kampung halaman berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Larangan mudik tahun ini, bagian dari upaya pemerintah yang sedang dilakukan dalam penanganan Covid-19, yakni vaksinasi bisa berjalan maksimal.

Larangan mudik ini tentu ada pro dan kontra. Banyak masyarakat di perantauan ingin mudik, dan banyak juga setuju ada larangan mudik. Nah, untuk hal ini pemerintah harus tegas menjalankan aturan ini.

Caranya, pemerintah harus ekstra mengawasi angkutan laut, darat dan udara untuk memastikan tidak ada aktivitas mudik yang dilakukan masyarakat. Contohnya lebaran tahun lalu, masih banyak masyarakat yang kedapatan mudik ke kampung halaman, dilakukan dengan berbagai cara untuk mengelabui petugas di jalan.

Selain pemerintah, masyarakat juga harus memahami aturan yang dibuat pemerintah ini untuk kepentingan orang banyak. Yakni, guna menekan penyebaran Covid-19. Jadi, ikut aturan dan jangan lakukan mudik.(*)

Baca juga: Editorial - Berani Mengungkap

Baca juga: EDITORIAL - Misteri 730 Mangkuk Tiongkok

Baca juga: Editorial - Ternyata Kurang Polhut

Penulis: tribunjambi
Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved