Breaking News:

Berita Bungo

Setoran Cukong PETI di Batu Kerbau Bungo Capai Rp 60 Juta Mahasiswa Desak Kapolres Tindak DSP

Ahmad Fadoli menyebut, mahasiswa Bungo akan melakukan pemantauan dan meminta perkembangan terhadap kasus Datuk Sinaro Putih.

tribunjambi/muzakkir
Hentikan PETI di Batu Kerbau, Mahasiswa Desak Kaporles Tindak DSP 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Forum komunikasi mahasiswa Bungo mendesak agar melakukan pemanggilan dan memproses oknum berinisial DSP.

Pemanggilan DSP ini merupakan buntut dari pernyataanya ketika hadir dalam pertemuan di DPRD Kabupaten Bungo bersama Kapolres, Dandim, Camat Pelepat dan unsur terkait lainnya.

Dalam pertemuan tersebut DSP yang diketahui penguasa hutan adat yang digarap oleh pelaku PETI mengaku mendapatkan fee dari cukong PETI, dimana nominalnya sekitar Rp 10 juta per alat berat.

Uang tersebut diperuntukkan untuk kemajuan kampung di sana dengan diserahkan kepada kepala kampung.

Ahmad Fadoli menyebut, mahasiswa Bungo akan melakukan pemantauan dan meminta perkembangan terhadap kasus DSP.

"Kami minta Kapolres panggil DSP dan proses hukum," kata Ahmad Fadoli.

Menurut dia, DSP beserta rombongannya telah melegalkan PETI di kawasan Batu Kerbau Kecamatan Palepat Kabupaten Bungo. Di Media sosial terpantau ada spanduk yang menyatakan alat berat tanpa izin tidak boleh masuk.

"Arti dari Spanduk itu berarti ada yang legal dan ada yang ilegal," kata Fadoli lagi. 

Menurut dia, jika dalam waktu dekat ini Kapolres Bungo tidak melakukan pemanggilan terhadap DSP, maka forum Komunikasi Mahasiswa Bungo kembali bersuara.

"Kita akan demo di Mapolres Bungo," tegasnya.

Menurut informasi yang berkembang, di Batu Kerbau terdapat puluhan bahkan ratusan alat berat yang melakukan penambangan disana.

Untuk masuk ke lokasi, cukong PETI harus mengeluarkan uang yang fantastis, dimana satu alat mencapai Rp 60 juta lebih dengan rincian Rp 15 juta untuk Desa, keamanan dan sebagainya. Lancarnya aktifitas ilegal diduga kuat dibekingi oleh oknum aparat keamanan. 

Terpisah, Kapolres Bungo AKBP M Lutfi meyebut jika dirinya akan melakukan pemanggilan terhadap DSP dan menyelidiki aliran uang tersebut.

"Jika ada oknum yang terlibat, maka akan dilakukan penindakan," kata Kapolres. (*)

Baca berita lain terkini tentang PETI di Bungo

Baca juga: Setelah Setahun Pendakian Gunung Kerinci Kembali Dibuka 

Baca juga: Moeldoko Blak-blakan Soal Posisi Indonesia Dalam Konflik AS vs Tiongkok di Laut China Selatan

Baca juga: Nasib Bu Kades di Pasuruan yang Kepergok Selingkuh Terancam Penjara hingga Dicopot Jabatannya

Penulis: Muzakkir
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved