Berita Nasional
SINYAL Demokrat Versi KLB Disahkan Pemerintah? Menkumham Minta Kubu Moeldoko Lengkapi Berkas
Pasalnya arahan Menkumham Yasonna Laoly yang meminta kubu Moeldoko melengkapi berkasnya kembali, jadi sinyal cerah bagi Demokrat versi KLB Deli
"Sekarang lagi verifikasi dari Kemenkumham, 14 hari atau paling lama akhir bulan, kami baru akan terima kabarnya," kata dia.
Kata Max Sopacua, jika dalam verifikasi tersebut terdapat revisi maka akan dilakukan perbaikan dan verifikasi berkas yang kedua.
Kendati demikian pihaknya meyakini kalau berkas yang disampaikannya akan lolos verifikasi tahap pertama dari Menkumham.
"Kalau gak lengkap akan ada verifikasi ke dua, tapi kami yakinlah (akan) diverifikasi karena semuanya sudah kami lengkapi," tukasnya.
Cuitan Andi Arief
Dilansir dari Tribunnews.com, politikus Partai Demokrat, Andi Arief menyebutkan, Partai Demokrat kubu Moeldoko gagal daftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Hal tersebut diunggah oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat tersebut melalui cuitan di Twitter pribadi terbarunya, @AndiArief_ID.
Andi juga mengatakan Partai Demokrat kubu Moeldoko gagal daftar sehingga mereka tidak bisa mendapat akses dan password pendaftaran elekronik.
"Tragis, KLB Deli serdang gagal daftar. Tidak dapat diproses pendaftarannya karena tak memenuhi persyaratan sehingga tidak bisa mendapat akses dan password pendaftaran elekrronik."
"Bukan hanya kudeta gagal, tapi memalukan di depan publik," katanya melalui cuitan diTwitter-nya.
Baca juga: VIDEO Tak Lama Digugat Cerai Aa Gym, Teh Ninih Kepergok Curhat di Medsos
Baca juga: Promo Richeese Factory terbaru 21 Maret 2021 Sedia 8 Fire Chicken Mulai Dari Rp100 Ribuan
Baca juga: Nanti Malam Asteroid Terbesar akan Melewati Bumi, ini Penjelasan NASA
Dalam cuitan Andi Arief itu, ia juga mengatakan hal lainnya.
Ia menyebut kubu Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang sampai meminta tolong ahli IT untuk menerobos sistem elektronik tersebut.
"Ada yang minta tolong ahi IT supaya sistem di AHU bisa diterobos tanpa prosedur. Kan sudah makin gak logik. Saya perkirakan Joni Alen dkk besok akan gunakan cara ghaib lewat paranormal."
(*)
Berita lainnya terkait Partai Demokrat
SUMBER: TRIBUN KALTIM