Breaking News:

Berita Batanghari

Polisi Ringkus Enam Orang Selama Operasi Antik 2021 di Batanghari, Satu Perempuan Turut Diamankan

6 tersangka diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Batanghari selama operasi Antik 2021.

tribunjambi/musawira
6 tersangka diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Batanghari selama operasi Antik 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - 6 tersangka diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Batanghari selama operasi Antik 2021.

Dari enam tersangka tersebut diantaranya ada satu perempuan dan dua target operasi. Mereka semuanya pengedar dan pemakai narkotika jenis sabu-sabu.

Dari kasus ini sebanyak empat laporan polisi dibuat dan enam tersangka berhasil diamankan.

Semua tersangka dan barang bukti ditampilkan pada kegiatan press rilis Operasi Antik 2021 di Mako Polres Batanghari yang dipimpin Wakapolres Batanghari, Kompol Andi Zulkifli didampingi Kasat Narkoba Iptu Yan Efendi Pasaribu, Jumat (19/3/2021).

Drama di Sidang Rizieq Shihab, Tak Mau Hadir, Marah-marah hingga Tak Patuhi Perintah hakim

Berkas Dugaan Penyelewengan APBDes yang Melibatkan Kades Keroya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tingkat Keruh Sungai Batang Tembesi di Ambang Batas Alat Ukur Perumda Air Minum Tirta Sako Betuah

Kompol Andi Zulkifli mengatakan, operasi antik 2021 ini dimulai pada 25 Februari sampai 16 Maret.

“Selama 20 hari kita laksanakan Ops Antik diwilayah hukum Polres Batanghari, dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 2.2 gram,” katanya.

Lanjutnya, dari enam tersangka ada banyak barang bukti disita. Jajaran Satresnarkoba juga menyita uang tunai Rp 1.3 Juta. Lalu dua kendaraan motor dan handphone sebanyak empat unit.

"Tersangka yang kita amankan ini sering beroperasi menjual dan memakai di Kecamatan Muara Tembesi dan Batin XXIV,” ujarnya.

Kompol Andi bilang,  pelaku perempuan yang pihaknya amankan merupakan ibu rumah tangga yang bermukim di Kecamatan Batin XXIV.

Tersangka yang diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Batanghari selama operasi Antik 2021.
Tersangka yang diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Batanghari selama operasi Antik 2021. (tribunjambi/musawira)

Ia bersama suaminya melakukan peredaran narkoba, akan tetapi suami nya terlebih dahulu turut diamankan.

“Ada pasangan suami istri, yang turut kita amankan, dari pengakuan pelaku, hasil dari penjualan sabu-sabu itu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan kebutuhan lain diluar itu,” katanya.

Atas perbuatan ini keenam tersangka dihadapi hukuman diatas lima tahun penjara dengan pasal 114 ayat 1 Jo 132 ayat 1 subsidair pasal 112 ayat 1 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

VIDEO: Remaja Ini Histeris Usai Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Petani Cabai

Akhirnya,Bulan Depan Groundbreaking Pembangunan Istana Presiden di Ibu Kota Baru Penajam Paser Utara

Pejalan Kaki Merasa Terganggu Trotoar di Jalan Raden Mattaher dan MH Thamrin Ada Tiang Listrik

Tersangka perempuan Yupika Dwi Lestari (28) saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan dirinya mengaku sudah melakukan penjualan sabu-sabu selama tiga bulan belakangan ini diwilayah Batin XXIV.

“Saya melakukan ini untuk kebutuhan rumah tangga, dan tidakada orang yang mempengaruhi saya,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved