Breaking News:

Berita Batanghari

PLN Nyaris Putus Aliran Listrik Pemkab Batanghari, Sekda: Uang Persedian Tiap Dinas Belum Keluar

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batanghari, Mulawarmansyah mengungkapkan terkait tunggakan listrik Pemkab Batanghari yang nilainya capai Rp909

Penulis: A Musawira | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribunjambi.com/A. Musawira
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batanghari, Mulawarmansyah 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batanghari, Mulawarmansyah mengungkapkan terkait tunggakan listrik Pemkab Batanghari yang nilainya capai Rp909.226.572.

“Sebagian kantor OPD belum bisa membayar tagihan listrik karena kas kantor belum terisi,” kata Pj Sekda Kabupaten Batanghari, Mulawarmansyah, Minggu, (14/3/2021).

Hal itu diungkapkan oleh Pj Sekda, bahwa penyebab utamanya adalah Uang Persedian (UP) di beberapa dinas memang belum keluar sampai dengan pertengahan Februari.

Baca juga: Perjalanan ke Gubuk Pak Janggut, Si Legendaris Pembakar Lahan di Tanjabbar yang Mulai Luluh

Baca juga: Inspektorat Kab Batanghari Selamatkan Uang Negara Rp1 M, Mukhlis:di Provinsi Jambi Kita yang Terbaik

Baca juga: Emosinya Adik Ayus Lihat Postingan Baru Nissa Sabyan, Fadhila Nova: Dimana Hati Nurani Kalian?

Menurutnya mekanisme kepala dinas sebagai pengguna anggaran mengajukan kepada kepala Bakeuda sebagai bendahara umum daerah untuk mencairkan dana di masing-masing kantor atau dinas.

“Kita tentu berupaya memperbaiki administrasi dan melengkapi setiap dinas ketika uang itu memang tersedia, akan kita berikan kepada masing-masing kantor,” katanya.

Sementara, Pj Sekda belum mengetahui besaran tunggakan yang dihasilkan puluhan OPD tersebut, namun katanya kabar yang beredar jumlahnya miliaran.

PT PLN ULP Muara Bulian saat ini masih menunggu pembayaran tunggakan tagihan listrik oleh Pemkab Batanghari.

Manajer PT PLN ULP Muara Bulian, Lukman Hakim mengatakan setidaknya ada 111 rekening yang menunggak tagihan listrik milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari yang tersebar di seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga: Nonton Ikatan Cinta Malam Ini 14 Maret 2021: Akankah Ada Aladin Setelah Liburan Berdua?

Baca juga: Umat Muslim di Sri Lanka Terancam Pasca Serangan ISIS, Burqa Dilarang dan 1000 Madrasah akan Ditutup

Baca juga: TERUNGKAP Pelaku Pembacokan Pasutri di BSD Serpong hingga Tewas, Mantan Kuli di Rumah Korban

"Tunggakan Pemkab Batanghari hingga 28 Februari 2021 senilai Rp505.574.050. Sedangkan kalau di hitung sampai tanggal 4 Maret 2021 termasuk LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum) senilai Rp909.226.572," kata Lukman Hakim.

Lanjutnya, sebagian OPD sudah membayar tunggak listrik tersebut, ada tinggal sebagian lagi yang belum dan InsyaAllah Minggu depan sudah clear.

“Saya belum rekap, OPD mana saja yang sudah bayar, pastinya tunggakan tersebut berangsur-angsur telah dibayar,” pungkasnya.

(Tribunjambi.com/Musawira)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved