Ini Tips Sebelum Menjalani Vaksinasi Covid-19
Sedangkan pada tahap dua kali ini, Pemerintah Kota Jambi menargetkan vaksinasi kepada lansia dan pelayan publik.
Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Kota Jambi telah melakukan vaksinasi tahap pertama kepada tenaga kesehatan.
Sedangkan pada tahap dua kali ini, Pemerintah Kota Jambi menargetkan vaksinasi lansia dan pelayan publik.
Kepala Puskesmas Pakuan Baru, Kota Jambi, dr Raodah memberi sejumlah tips yang harus dilakukan sebelum menjalani vaksinasi.
Baca juga: Promo Superindo Hari Ini 11 Maret 2021 Bawang Putih & Lemon Diskon 35% Harga Spesial Daging Giling
Baca juga: Heboh di Medsos Sepasang Kekasih Dituduh Mesum dan Dipalak di Taman Rimba, Sedang Ditelusuri Polisi
Baca juga: Kenangan Anya Geraldine Jadi Korban Ghosting Untungnya Belum Sedalam Felicia Tissue
"Sebenarnya beberapa tips ini merupakan panduan umum dan bisa digunakan masyarakat yang akan menjalani vaksinasi Covid-19," ujarnya, belum lama ini.
Pertama, Raodah mengatakan dipastikan dulu kondisi badan kita yang akan menjalankan vaksinasi.
"Yang pertama, kita harus memastikan tubuh dalam kondisi sehat," ungkapnya kepada Tribunjambi.com, Kamis (11/3/2021).
Kedua, harus dipastikan tidak dalam kondisi mengantuk atau kelelahan. Ketiga, sebelum divaksinasi sebaiknya sarapan terlebih dulu.
"Keempat, hindari juga kondisi stress agar tidak memicu maag atau gejala-gejalanya," lanjut Kepala Puskesmas Pakuan Baru ini.
Kelima, apabila jadwal kerja padat dan mengharuskan begadang, maka sebelum disuntik vaksin harus tidur terlebih dulu.
"Apa lagi rekan-rekan wartawan pasti jam kerjanya padat sekali dan sering begadang. Pasti ketika besok datang ke lokasi vaksin, biasanya tensinya tidak normal," terangnya.
Raodah mengimbau kepada masyarakat, agar memperhatikan jadwal kerja dan kondisi kesehatannya sebelum pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
Lalu juga dirinya mengingatkan apabila tubuh sedang dalam kondisi tidak fit karena flu biasa, maka pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tetap harus ditunda.
"Alasannya, tubuh sedang dalam kondisi tidak fit akibat virus influenza. Padahal untuk vaksinasi Covid-19, kita memerlukan tubuh yang fit sehingga antibodi bisa melawan virus," paparnya.
"Apabila tubuh sedang drop, lalu bagaimana antibodi akan terbentuk untuk melawan virus?" tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/dr-raodah-kepala-puskesmas-pakuan-baru.jpg)