Breaking News:

Heboh di Medsos Sepasang Kekasih Dituduh Mesum dan Dipalak di Taman Rimba, Sedang Ditelusuri Polisi

Dalam postingan tersebut, dituliskan bahwa korban yang menjadi sasaran aksi premanisme, yakni sepasang kekasih yang sedang duduk santai berdua di bawa

TRIBUN JAMBI/DEDY NURDIN
Sejumlah pedagang melaporkan aksi nawawi situkang palak ke polsek jambi selatan 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Korban aksi premanisme hingga pungli di Kota Jambi kembali heboh di Instagram.

Dalam postingan tersebut, dituliskan bahwa korban yang menjadi sasaran aksi premanisme, yakni sepasang kekasih yang sedang duduk santai berdua di bawah rumah adat, yang berada di kawasan Taman Rimba, Jambi Selatan, Kota Jambi.

Kemudian, dalam postingan tersebut dijelaskan, bahwa sekelompok orang datang dan meminta uang parkir, setelah diberikan uang parkir, sekelompok orang tersebut kemudian menuduh kedua korban sedang berbuat mesum.

Baca juga: Ratusan Petugas Pelayanan Publik di Dinas Pendidikan Sarolangun Divaksin Covid-19

Baca juga: Dari 11 Kecamatan di Tanjabtim, Hanya Satu Masih Zona Kuning, PTM Difokuskan untuk Kelas VI dan IX

Baca juga: Pembelajaran Jarak Jauh di Tanjabtim Masih Berlangsung, Jadi Keluhan Para Siswa

Masih dalam postingan tersebut, korban mengaku dipukul hingga babak belur.

Bahkan, katanya, sekelompok orang tersebut meminta korban untuk memuaskan mereka, namun tidak dituruti, hingga akhirnya kembali merampas 2 unit handphone, dengan kerugian ditaksir mencapai RP 5 juta.

Menanggapi hal tersebut, Uni Polsek Jambi Selatan angkat bicara, meski belum menerima laporan secara resmi, saat ini pihak Kepolisian sedang melakukan penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Jambi Selatan, Ipda Putu Gede Ega Purwita mengatakan, saat ini pihaknya telah bergerak menelusuri informasi tersebut.

"Kita sedang telusuri untuk kebenarannya," kata Ega, Kamis (11/3/2021) siang.

Tidak hanya itu, ia juga mengimbau agar masyarakat yang merasa menjadi korban premanisme, untuk segera melapor ke Polsek Jambi Selatan, sebagai tindak lanjut untuk mengungkap pelaku.

"Jadi, saya mohon, bagi masyarakat yang menjadi korban, silahkan melapor agar dapat kita tindak lanjuti, dan tidak ada korban baru, mari sama-sama menjaga kondusifitas di masyarakat," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, tribun masih menelusuri alamat korban, untuk mengetahui secara langsung kronologis sebenarnya.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved