Breaking News:

Berita Bungo

Tolak KLB di Medan, Kader Demokrat Bungo Siap Ribut

Mereka menilai apa yang dilakukan oleh orang-orang yang mengikuti KLB tersebut merupakan penghianat yang hanya mengacaukan ketenangan negara.

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Muzakkir
Tolak KLB di Medan, Kader Demokrat Bungo Siap Ribut 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Puluhan Kader Partai Demokrat Bungo berkumpul dan menolak keras dengan terjadinya KLB Demokrat yang dilaksanakan di Serdang Sumatera Utara beberapa hari lalu.

Mereka menilai apa yang dilakukan oleh orang-orang yang mengikuti KLB tersebut merupakan penghianat yang hanya mengacaukan ketenangan negara.

Ketua DPC Demokrat Bungo H Syaiful Acik Bilal, S.Spd.i menyebut jika pihaknya menolak keras terjadinya KLB tersebut dan mereka hanya mengakui AHY sebagai ketua umum Demokrat.

Baca juga: Sejumlah Jurnalis di Kota Jambi Alami Kantuk dan Tidur Nyenyak Usai dDivaksin

Baca juga: Ikatan Cinta 8 Maret 2021: Nino Pertanyakan Nindy ke Reyna, Rencana Elsa Agar Tak Jadi Cerai

Baca juga: Kecelakaan di Merangin, Ibu dan Anak Jadi Korban Ditabrak Bus Lintas Sumatera Tewas di Tempat

"Kami bersama AHY, tolak KLB. Hancurkan KLB," tegas Acik Bilal yang disambut riuh kader Demokrat Bungo. Minggu (8/3/2021) malam.

Menurut dia, apa yang dilakukan mereka yang ikut KLB termasuk ketua terpilih dari KLB Moeldoko merupakan penghianat, apalagi sebagian mereka yang mengikuti KLB tersebut merupakan kader yang sudah bermasalah dan dipecat dari kepengurusan.

Untuk itu, dirinya meminta kepada jajaran pengurus Partai Demokrat Indonesia untuk bersatu membesarkan partai Demokrat ini.

"Seorang panglima yang telah dibesarkan oleh negara, yang telah dibina dan diangkat, tau-tau tidak punya martabat. Apakah itu panglima yang akan merebut kemerdekaan partai Demokrat," katanya.

"Sadar pak. Sadar pak Moeldoko. Bahwa tidak ada penjajahan diatas dunia menghapus hak-hak asasi 1945, bahwa kita sudah merdeka. Jangan dijajah lagi, jangan diinjak lagi, jangan dihabiskan lagi. Demokrat adalah partai yang setia kepada AHY dan sebagai pimpinan SBY," lanjut Acik Bilal.

Dia mengumpamakan orang yang terlibat dalam KLB ini sebagai pengganggu orang yang tengah tidur.

Katanya, jangan sesekali mengganggu orang yang tengah tidur.

Jika mengganggu orang yang tengah tidur maka akan menjadi keributan.

Katanya, mereka tidak mau mencari ribut, namun jika diajak ribut, maka mereka siap untuk ribut.

"Kalau mau cari ribut, kami siap untuk ribut," tegasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved