Breaking News:

Berita Muarojambi

Praktik Curang Pangkalan Gas 3 Kg di Kumpeh Ulu, Warga Geram Melapor, Ini Akibatnya

LPG yang ada di wilayah Kabupaten Muarojambi agar tidak berbuat curang dengan menjual atas harga

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Nani Rachmaini
Hasbi sabirin
Pangkalan Gas LPG di Kumpe Ulu Diberi Teguran, Ini Penyebabnya. 

TRIBUNJAMBI.COM,SEMGETI-Pemerintah daerah Muarojambi telah menindaklanjuti laporan warga terkait praktik curang penjualan gas LPG 3 kilogram yang terjadi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kumpeh Ulu. 

Laporan warga terhadap kecurangan yang dilakukan pangkalan milik Sulaiman itu ternyata benar adanya.

Pangkalan gas milik pengusaha Sulaiman itu terbukti menjual gas LPG bersubsidi di atas harga eceran tertinggi (HET). 

Hal ini disampaikan oleh Kabag Ekonomi Setda Muaro Jambi, Aditia Warman.

Atas pelanggaran yang dilakukannya tersebut, pangkalan milik Sulaiman kini telah dijatuhi sanksi berupa peringatan pertama.

"Begitu mendapat laporan dari warga, kita langsung turun dan berkoordinasi dengan agen, pangkalan atas nama Sulaiman untuk memberikan surat teguran pertama agar tidak menjual gas LPG 3 kilogram di atas HET,"kata Aditya Senin (8/3/21).

Surat peringatan tersebut dikeluarkan pertanggal 17 Februari 2021 lalu oleh PT.Bindaud Karya Maju atas perintah pemerintah Kabupaten Muarojambi melalui bagian ekonomi Setda Muarojambi.

Ia juga mengatakan, sanksi pencabutan izin terhadap pangkalan nakal tidak serta merta bisa dilakukan, sebelum sanksi pencabutan izin diberikan, pangkalan yang terbukti melanggar terlebih dahulu diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya.

"Peringatan pertama tidak diindahkan, kita minta lagi agen memberikan surat peringatan kedua sampai ketiga, kalau masih juga menjual di atas HET, kita minta izinnya dicabut dan akan diganti dengan pangkalan baru,"ungkapnya.

Ia berharap para pengusaha pangkalan gas LPG yang ada di wilayah Kabupaten Muarojambi agar tidak berbuat curang dengan menjual atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah. 

"Kita sudah mengingatkan para pemilik pangkalan melalui agen penyalur, apabila tidak diindahkan aturan pemerintah tentu kami tidak akan segan-segan untuk merekomendasikan pencabutan izin pangkalan tersebut,"tuturnya.

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Baca juga: Link Nonton Vincenzo Sub Indo Episode 1-6, Masa Lalu Vincenzo Terungkap

Baca juga: Polisi Kumpulkan Bukti Terkait Dugaan Rizky Billar Langgar Protokol Kesehatan saat Buka Restoran

Baca juga: Kapolda Jambi Ikuti Rakor Penanganan Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla Tahun 2021

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved