Editorial
Karhutla di Jambi Mulai Mengancam, Lebih Baik Mencegah
Tindakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Provinsi Jambi sudah dilakukan.
Tindakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Provinsi Jambi sudah dilakukan.
JELANG musim kemarau yang diprediksi mulai Maret dan April, tindakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Provinsi Jambi sudah dilakukan.
Melakukan rapat koordinasi, peninjauan dan sosialisasi merupakan beberapa kegiatan berbagai pihak terkait.
Tindakan pencegahan lebih dini tentunya perlu dilakukan dan semestinya lebih massif dan intens dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memang mulai mengancam Provinsi Jambi.
Sepanjang Februari ini saja, ada empat kasus karhutla di Kabupaten Batanghari.
Sementara itu Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi menyebut mencatat 14 kasus karhutla sepanjang Januari dan Februari. Bahkan dari kasus tersebut sudah ada 4 orang tersangka.
Hal ini karena situasi yang tengah dialami bersama sekarang tidak menguntungkan.
Pandemi corona belum membuat kita menarik nafas lega, karena pertambahan kasus masih terus terjadi.
Kondisi ini seolah berpacu dengan waktu, karena corona dan karhutla merupakan dua hal yang bila disandingkan dampaknya bisa jadi semakin parah.
Karhutla yang bisa memunculkan kabut asap, yang menjadi sumber semakin turunnya daya tahan tubuh, adalah ancaman lebih jauh bagi mereka yang berisiko terpapar corona, terutama komorbid.
baca Berita Jambi lainnya di sini
Klik:
Baca juga: Satpam SPBU di Jambi yang Tega Rudapaksa Anak Dibawah Umur Masuk P21, Terancam Hukum Kebiri
Baca juga: VIDEO Wanita Ini Diduga Rugikan Uang Negara Hingga Rp 1,4 Triliun, Kasus Pembobolan Dana Pensiun
Baca juga: Tim Sultan Polres Tebo Tangkap 3 Pelaku Illegal Logging, 5 Kubik Kayu Diamankan
Baca juga: Butuh Perhatian, Warga SAD di Tebo Berharap Pemda Segera Buatkan Ini
Harapan bahwa itu tak terjadi, angka kasus corona akan semakin turun, dan kebakaran lahan dan hutan dapat ditekan seminimal mungkin.
Untuk menuju ke sana, tentunya peran pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam melakukan tindakan pencegahan karhutla bersama-sama.
Pemetaan lokasi-lokasi rawan kebakaran hutan, dan mengerahkan personel untuk terjun ke masyarakat dan lokasi, serta sanksi tegas bagi yang melakukan pembakaran hutan dan lahan, dilakukan secara simultan, semoga tahun ini di musim kemarau kali ini, bencana kabut asap tak terjadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/karhutla-desa-pasar-terusan.jpg)