Breaking News:

Kondisi Mengejutkan Sita Tyasutami Pasien Covid-19 Pertama di Indonesia, Kerap Dihujat Warganet

Kondisi Mengejutkan Sita Tyasutami Pasien Covid-19 Pertama di Indonesia, Kerap Dihujat Warganet

(TRIBUNMANADO.CO.ID/ALEXANDER PATTYRANIE)
Foto : Pasien 01 Covid Indonesia Sita Tyasutami. Kondisi Mengejutkan Sita Tyasutami Pasien Covid-19 Pertama di Indonesia, Kerap Dihujat Warganet 

Kondisinya dilaporkan memburuk setelah pertunjukan tari pada 23 Februari 2020.

Mereka lalu berupaya memeriksakan diri di rumah sakit Depok.

Dokter pada mulanya  mendiagnosis Darmaningsih dengan tifus, dan Tyasutami dengan bronkopneumonia.

"Kami meminta dites Covid-19, tetapi ditolak karena ketika itu rumah sakit tidak memiliki fasilitas yang tepat," kata Tyasutami.

Lalu pada 27 Februari 2020 mereka dirawat di rumah sakit, dan masih belum mengetahui ada sebuah patogen yang menyerang sel mereka.

Sekitar 24 jam kemudian seorang teman Tyasutami memberitahunya, bahwa dia hadir dalam pentas dansa yang sama dengan seorang wanita Jepang yang positif Covid-19.

"Gue host kegiatan dansa-dansa," ujar dia kepada tribunmanado.co.id.

Tyasutami sama sekali tak mengenal wanita Jepang itu, tetapi memahami betapa berat diagnosisnya.

 "Itu sebabnya saya bersikeras sekali lagi ke dokter untuk menjalani tes," kata Tyasutami.

Dokter kali ini memenuhi permintaan untuk jalani tes hingga akhirnya dirinya dipindahkan ke RS Sulianti Saroso di Jakarta untuk menjalani tes swab Covid-19.

Tyasutami dan Darmaningsih mengira dokter yang akan menyampaikan hasilnya, tapi ternyata diagnosis mereka dibacakan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

Achmad Yurianto juru bicara pemerintah  penanganan Covid-19 berbicara kepada BBC, tidak ada yang salah dengan pengungkapan presiden kepada publik.

UU tahun 2009 tentang kesehatan mengatakan bahwa kebebasan pasien tidak berlaku terkait hal-hal yang menjadi kepentingan umum.

Benar atau salah, pengumuman pasien 01 dan 02 ini akhirnya jadi pusat perhatian nasional.

Sayangnya dalam beberapa jam, pesan yang menunjukkan inisial, alamat lengkap, dan catatan medis dari pasien 01 (Tyasutami) dan pasien 02 (Darmaningsih) bocor dan dibagikan secara luas di WhatsApp.

"Mereka menyerang Sita, menyalahkannya karena membawa virus ke Indonesia," ujar kakak perempuan Tyasutami, Ratri Anindyajati kepada BBC.

"Mereka saat itu menyalahkan Sita karena kehilangan pekerjaan, atau dipisahkan dari keluarga mereka. Mereka mempertanyakan bagaimana dia bisa terlihat begitu baik dan cantik setelah sakit. Mereka mengatakan itu diatur."

Tyasutami diadili oleh publik, meskipun bisa jadi Indonesia memiliki kasus virus korona sebelum 2 Maret.

Wawancara Eksklusif tribunmanado.co.id

Foto : Pasien 01 Covid Indonesia Sita Tyasutami. (TRIBUNMANADO.CO.ID/ALEXANDER PATTYRANIE)

Kepada tribunmanado.co.id, Selasa (23/02/2021), Sita Tyasutami mengaku kondisinya sekarang di lingkungannya atau di dunia offline, baik-baik  saja.

"Hanya saja hingga saat ini saya masih jadi hujatan netizen (warganet)," kata dia dengan nada rendah.

Bahkan ujaran kebencian  dan bahkan ada gelombang-gelombangnya tergantung momentum Covid.

Saat ini ia mengatakan jika kondisinya sedang menurun.

Ia merasakan sejak Januari 2021 kondisinya sedikit berbeda.

"Saya merasa mudah capek, kondisi ini terlihat biasa dialami mantan pasien Covid-19, karena darah menggumpal," kata dia.

Dirinya bercerita dalam wawancara saja itu ia merasa ngos-ngosan.

Sementara saat ini, aktivitas sebagai pelatih menari ia lakukan lewat online.

Dirinya membantah banyak tudingan orang bahwa ia menghilang.

Menurutnya, dirinya sangat mudah ditemukan, sebab cukup  aktif di media sosial.

(Tribunmanado.co.id/Alfa Pattyranie/Kompas.com/Aditya Jaya Iswara)

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Masih Ingat Pasien 01 Covid Indonesia? Sita Tyasutami Ungkap Kondisi Terkini, Tepis Tudingan Miring.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kepada Media Inggris, Pasien 01 dan 02 Covid-19 Indonesia Beberkan Kisahnya"

Editor: Heri Prihartono
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved