Benarkah Mencuci dan Membilas Miss V Setelah Bercinta bisa Mencegah Kehamilan?Ini Penjelasannya
Dengan membilas atau mencuci miss v setelah bercinta dapat mencegah kehamilan, simak jawabannya di sini!
TRIBUNJAMBI.COM - Dengan membilas atau mencuci miss v setelah bercinta dapat mencegah kehamilan, simak jawabannya di sini!
MelansirWebMD, mencuci vagina dengan air atau cairan lain tidaklah berfungsi sebagai kontrasepsi yang mencegah kehamilan setelah bercinta.
Begitu juga dengan penggunaan douche, yaitu kantong dengan selang atau semprotan yang berfungsi untuk menyemprotkan cairan pada area kewanitaan.
Seperti diketahui, sperma dapat berenang dengan cepat, sehingga saat wanita bergegas ke kamar mandi setelah bercinta untuk mencuci miss V. Tidak mungkin bisa mengalahkan pergerakan sperma menuju sel telur.
Hal ini sama saat wanita mencoba melakukan douching vagina (menggunakan douche).
Sangat mungkin banyak dari sperma telah memasuki rahim melalui miss V saat melakukan douching tersebut.
Bahkan teknik douching malah bisa mendorong lebih banyak sperma ke atas.
Meskipun diketahui jika douching juga dapat meningkatkan risiko infeksi vagina dan infeksi menular seksual.
Lalu, akankah sperma dikeluarkan dari miss V setelah berhubungan intim?
Pasangan suami istri wajib tahu jika sperma merupakan sel reproduksi pria yang bisa hidup di dalam miss V hingga 7 hari.
Melansir Medical News Today, begitu sperma telah memasuki rahim, tidak ada cara yang terbukti secara ilmiah agar bisa mengeluarkannya.
Selang beberapa menit hingga beberapa jam setelah hubungan intim, beberapa sperma memang bisa keluar dari vagina.
Meski di antaranya mungkin terdiri dari cairan sperma, cairan itu kebanyakan terdiri dari campuran protein dan vitamin dari ejakulasi.
Jadi, sangat berpeluang akan banyak sperma yang sudah menuju sel telur setelah proses penetrasi.
Beberapa mitosyang masih dilakukan sebagian wanita itu, meliputi:
Buang air kecil
Beberapa orang secara keliru percaya bahwa buang air kecil setelah bercinta dapat mengeluarkan sperma dari vagina.
Namun, saat urine keluar dari lubang kecil yang disebut uretra, buang air kecil setelah berhubungan intim tidak akan mengeluarkan sperma dari miss V.
Mandi
Ada wanita mungkin akan mandi untuk mencoba mengeluarkan air mani dari miss V mereka, tetapi ini tidak mungkin berhasil.
Itu karena, sekali lagi, air tidak akan dapat mencapai air mani di dalam rahim.
Membilas dengan cuka
Beberapa orang yakin bahwa memasukkan cuka ke dalam miss V dapat membunuh sperma karena tingkat keasaman cuka yang tinggi.
Padahal, belum ada bukti ilmiah yang membuktikan hal ini.
Memasukkan cuka ke dalam vagina justru dapat menyebabkan iritasi.
Ternyata ada sedikit bukti yang menunjukkan bahwa ada cara efektif untuk mengeluarkan air mani dari vagina.
Jika seseorang mencoba mengeluarkan air mani dari vagina untuk mencegah kehamilan, cara yang efektif dengan menghubungi dokter.
Dokter mungkin dapat meresepkan kontrasepsi darurat dengan menggunakan pil.
Sering disebut sebagai morning-after pill, pil ini mengandung hormon yang dapat dikonsumsi wanita setelah bercinta.
Morning-after pill cara kerjanya dengan menghentikan ovarium untuk melepaskan sel telur.
Sejumlah bagi wanita untuk menggunakan morning-after pill hingga 5 hari setelah berhubungan intim, tetapi meminumnya lebih awal akan lebih efektif. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apakah Mencuci Vagina Setelah Berhubungan Seks Bisa Cegah Kehamilan?
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Banyak yang Percaya Mencuci Vagina Setelah Berhubungan Seks Bisa Cegah Kehamilan, Benarkah?, https://jateng.tribunnews.com/2021/02/23/banyak-yang-percaya-mencuci-vagina-setelah-berhubungan-seks-bisa-cegah-kehamilan-benarkah?page=all.
Editor: muslimah