Breaking News:

Berbeda dengan Penyakit Asam Lambung Biasa, Mengenal GERD dan 7 Jenis Makanan yang Dianjurkan

Melansir International Foundation for Gastrointestinal Disorders, GERD berbeda dengan penyakit asam lambung biasanya.

Shutterstock.com
Ilustrasi sakit GERD 

TRIBUNJAMBI.COM - Gangguan pencernaan gastroesophageal reflux disease atau GERD adalah kondisi saat asam lambung terus-menerus naik dari perut ke kerongkongan.

Melansir International Foundation for Gastrointestinal Disorders, GERD berbeda dengan penyakit asam lambung biasanya.

Tak hanya lambung, GERD turut memengaruhi sampai mengiritasi kerongkongan.

Sebelum membahas gejala GERD, simak lebih dulu penyebab gangguan pencernaan ini.

Melansir Cleveland Clinic, asam lambung bisa naik dari perut ke kerongkongan karena katup atau klep sfingter esofagus bagian bawah melemah.

Baca juga: Curah Hujan Minim, Petani Padi di Desa Senaung Undurkan Tanami Padi

Baca juga: Sering Kecelakaan di Lintas Tebo-Bungo, Sukandar Minta Kesadaran Masyarakat Taat Lalulintas

Klep berupa kumpulan otot ini letaknya berada di persimpangan lambung dan esofagus.

Dalam kondisi normal katup ini bisa kembali menutup rapat setelah makanan masuk ke perut.

Namun, saat kondisinya melemah, katup ini bisa rileks atau kendor dan memungkinkan asam lambung yang semestinya bertahan di perut jadi naik ke kerongkongan.

Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab GERD, antara lain:

Tekanan di perut, kondisi ini jamak dialami ibu hamil
Makanan tertentu misalkan makanan pedas, gorengan, produk susu, dll.
Makan terlalu banyak
Makan terlalu dekat dengan waktu tidur
Efek samping obat tertentu
Hernia hiatus atau bagian atas perut membengkak
Stres Terlambat makan
Berbagai penyebab GERD di atas bisa menyebabkan gejala asam lambung naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan refluks.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved