Breaking News:

Berita Tanjabbar

Awal 2021, Ditemukan Satu Kasus Gizi Buruk di Tanjabbar dan 9 Anak Pertumbuhan Kurang Baik

Ia menyebutkan bahwa sampai dengan hari ini laporan yang masuk terkait dengan gizi buruk ada satu kasus. Sementara ada sembilan kasus anak

tribunjambi/samsul bahri
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Tanjabbar, Erida Noveria Manalu.  

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Awal tahun 2021 ini kasus gizi buruk muncul di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sementara setidaknya ada sembilan anak yang mengalami pertumbuhan kurang baik.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Tanjabbar, Erida Noveria Manalu. 

Ia menyebutkan bahwa sampai dengan hari ini laporan yang masuk terkait dengan gizi buruk ada satu kasus. Sementara ada sembilan kasus anak yang menjadi perhatian khusus. 

"Untuk gizi buruk itu ada satu kasus, tapi kita baru ada terima laporan itu ada sembilan anak dibawah garis merah. Ini yang akan kita fokuskan untuk memantau perkembangan gizi nya," katanya

Lebih lanjut disampaikannya bahwa kasus gizi buruk ini merupakan masalah bersama, dan pihaknya menyebutkan bahwa permasalahan ini harus diselesaikan bersama. Ia menyebutkan bahwa masyarakat juga di minta untuk aktif dalam memeriksakan diri. 

"Jadi soal kesehatan pertama kali ini kan antara posyandu bertemu masyarakat. Kalo masyarakat tidak ke posyandu ya kita tidak dapat laporan. Jadi memang kita minta juga peran masyarakat dan peran posyandu aktif," ungkapnya.

Di sisi lain, diungkapkan olehnya bahwa masyarakat yang sering berpindah-pindah juga menjadi kendala dalam penangganan gizi buruk. Hal lain faktor ekonomi juga menjadi kendala di masyarakat. 

"Kendalanya adalah mobilitas masyarakat yang berpindah-pindah. Ada kasus di mana seorang ibu yang hamil di Tanjabbar, kemudian lahiran di daerah lain, sudah lama kemudian balik lagi ke tanjabbar, sementara kita pas sampai disini kondisi anaknya kurang gizi," katanya

"Kemudian faktor ekonomi, sehingga masyarakat takut berobat. Padahal seharusnya itu perlu dilakukan sehingga terdeteksi," tambahnya.

Terhadap hal ini, pihaknya meminta kepada seluruh pihak bersama untuk memonitoring lingkungan sekitar jika memang terdeteksi ada nya gejala anak gizi buruk. Termasuk dengan peran RT dan Peran Lurah.

Baca juga: Manga Boruto Chapter 55 Bro - Kurama Mati karena Naruto Terus Pakai Baryon Mode?

Baca juga: Pascadibuka Posko Pengaduan Korban Share Results, 225 Laporan Diterima

Baca juga: Siapa Sangka Arya Saloka Keturunan Darah Biru, Terungkap Wajah Tampannya Mewarisi Sosok Ini

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved