Breaking News:

Ada Perpres Soal Sanksi Tolak Divaksin, Ini Tanggapan Wakil Wali Kota Jambi

"Pertama langkah kita persuasif ya. Promosi besar-besaran, kemudian imbauan tegas. Kalau sekarang kan masih dalam jangkauan kita," kata Maulana, Kamis

Tribunjambi/Rohmayana
Maulana, Wakil Walikota Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sudah ada Perpres tentang penolakan vaksinasi akan diberi sanksi. Maulana, Wakil Wali Kota Jambi menjawab tentang cara penerapan vaksinasi di Kota Jambi, hingga tahap sanksi.

"Pertama langkah kita persuasif ya. Promosi besar-besaran, kemudian imbauan tegas. Kalau sekarang kan masih dalam jangkauan kita," kata Maulana, Kamis (18/2/2021).

Ia mengatakan, tenaga kesehatan (nakes) yang mayoritas pegawai negeri, TNI, Polri masih dalam jangkauan pemerintah.

Baca juga: Ratusan Pegawai Pemkab Kerinci Pensiun, Didominasi Tenaga Guru

Baca juga: Soal LKPJ, Bupati CE Lebih Tertarik Soal Layanan Dari Pada Angka

Baca juga: Ribuan Ikan di Aliran Sungai Kampung Tengah Mati Masal, Dinas Perikanan Batanghari Ambil Sampel

"Sehingga kita bisa melakukan promosi yang lebih tegas. Nanti yang lebih berat lagi ketika berhadapan dengan masyarakat," lanjutnya.

Pendekatan untuk vaksinasi, ia menyebutkan tentu dengan promosi yang kencang, sosialisasi, dan melawan hoax.

Selain itu juga melawan isu-isu negatif yang berkembang di media sosial, dan lain sebagainya.

Tugas untuk melakukan tahapan tersebut juga berjenjang. Yaitu, pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, hingga tingkat RT.

Kemudian, tokoh agama, serta tokoh masyarakat juga diikut sertakan melakukan tahapan pendekatan pada masyarakat.

"Semua kita libatkan, yang penting keberhasilannya minimal ya 80 persen lah," sebut Maulana.

Ketika ditanya apakah ada kemungkinan, saat berada pada tahap adanya penolakan-penolakan vaksinasi maupun sosialisasi vaksinasi, sanksi akan diberlakukan, Maulana menanggapi.

Halaman
12
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved