Breaking News:

Berita Tanjabtim

Usaha Walet Terbilang Menjanjikan, 20 Persen Warga Tanjabtim Beralih Profesi

Lurah Pandan Jaya Iduward Aidi kepada Tribunjambi.com, mengatakan sejak dahulu di Kelurahan Pandan Jaya ini sebagian besar masyarakatnya bekerja sebag

Tribunjambi/Abdullah Usman
Salah satu usaha sarang burung walet yang berada di Kecamatan Geragai Tanjabtim. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sebagian warga Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjabtim mulai marak menggeluti usaha budidaya sarang walet, hampir 20 persen sudah beralih menjadi pembudidaya walet.

Lurah Pandan Jaya Iduward Aidi kepada Tribunjambi.com, mengatakan sejak dahulu di Kelurahan Pandan Jaya ini sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani.

Namun sejak beberapa tahun terakhir barulah berbagai usaha bermunculan, termasuk usaha budidaya Sarang Walet. Dimana saat ini hampir 10-20 persen warga sudah menekuni usaha budidaya tersebut.

"Meski mereka juga tetap bercocok tanam, saat harga jual atau hasil panen kurang berhasil hasil walet mereka dapat diandalkan sebagai penopang," ujarnya Rabu (17/2/2021).

Dikatakannya, saat ini per bulannya para pembudidaya bisa mendapatkan pertukaran uang hingga Rp 10 juta per kilonya. Jika dalam satu kali panen bisa hingga 5 kilo tentu bukan sedikit angka yang didapat mereka.

"Nampaknya untuk saat ini usaha walet cukup menjanjikan, selain itu Pemda juga mendapatkan retribusi pajak dari usaha tersebut," sebutnya.

Diakuinya, dengan adanya usaha walet ini perekonomian warga Pandan Jaya ini sangat terbantu dan dapat dijadikan penghasilan tambahan yang menjanjikan.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved