Breaking News:

Berita Kriminal

Satgas Ilegal Drilling Polda Jambi Amankan 170 Ton BBM Ilegal

Ditreskrimsus Polda Jambi, yang tergabung dalam Satgas ilegal drilling berhasil amankan 170 ton bahan bakar minyak (BBM)

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rahimin
tribunjambi/aryo tondang
Satgas ilegal drilling Polda Jambi gelar jumpa pers ungkap kasus, (16/2/2021). Satgas Ilegal Drilling Polda Jambi Amankan 170 Ton BBM Ilegal 

Satgas Ilegal Drilling Polda Jambi Amankan 170 Ton BBM Ilegal

Laporan Wartwan Tribun Jambi, Aryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ditreskrimsus Polda Jambi, yang tergabung dalam Satgas ilegal drilling berhasil amankan 170 ton bahan bakar minyak (BBM) hasil ilegal driling, dari sejumlah wilayah di Provinsi Jambi.

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dani mengatakan, 170 ton minyak tersebut terbagi dalam berbagai jenis.

Yakni, minyak bumi mentah, bensin, solar hingga minyak tanah, yang diamankan sejak 3 Januari 2021 hingga 16 Februari 2021 saat ini.

Pelaku Kekerasan Terhadap Anak di Tanjung Jabung Barat, 70 Persen Dilakukan Orang Terdekat

Pelayanan Belum Maksimal, Kantor Camat Sarolangun Diusulkan Untuk Direnovasi

Sinopsis Ikatan Cinta 16 Februari 2021, Andin dan Aldebaran Balikan, Akankah Elsa Masuk ke Penjara?

Namun, kata Sigit Dani, sebelum berhasil diungkap, minyak hasil ilegal drilling tersebut dijual pelaku ke sejumlah perusahaan, kapal, dan alat berat.

Tidak hanya itu, kata Sigit Dani, tidak menutup kemungkinan, jika selama ini BBM hasil ilegal drilling tersebut di jual ke stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU).

"Memang pengguna minyak ilegal ini, mulai dari tingkat perusahaan, kapal dan tidak menutup kemungkinan di SPBU," katanya, Selasa (16/2/2021).

Sigit Dani mengaku telah melaksanakan kegiatan preventif dengan melakukan pengecekan kualitas, serta tera di seluruh SPBU yang ada di wilayah Provinsi Jambi.

Katanya, aktifitas ilegal drilling tersebut berjalan secara sistematis, terstruktur dan masif. Di mana, pelaku memiliki peran tersendiri, mulai dari pemodal hingga transportir.

"Jadi memang, dari barang bukti yang kita amankan, aktifitas ilegal ini dijalankan secara profesional," tambahnya.

Sistem operasi ilegal drilling tersebut yakni, para pelaku mencuri minyak dari sejumlah titik sumur, kemudian di simpan ke bak penampungan sementara.

Ganti Rugi Proyek Cair, Warga Satu Desa di Tuban Ramai-ramai Borong Mobil Totalnya 176 Mobil

KPU Bungo Sebut Pelantikan Mashuri-Syafruddin Dwi Apriyanto Sesuai dengan Periodesasi

Kuota Gas LPG 3 Kg Untuk Provinsi Jambi Sebanyak 70.971 MT, Pemprov Dorong Adanya Kartu Pelanggan

Setelah itu, akan dialirkan melalui pipa besi sepanjang 10 KM menggunakan mesin untuk kembali ditampung di penampungan yang lebih besar lagi.

Kemudian, BBM ilegal tersebut kembali dialrikan ke penampungan terakhir, dari KM 51, hingga ke Desa Kunangan Jaya.

Kemudian, BBM tersebut, kembali diangkut oleh truk, dan dikirim ke tungku pemasakan yang berada di wilayah Sumatera Selatan.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved