Breaking News:

Berita Tanjab Barat

Pelaku Kekerasan Terhadap Anak di Tanjung Jabung Barat, 70 Persen Dilakukan Orang Terdekat

Polres Tanjung Jabung Barat menggelar Focus Group Discussion memutus mata rantai kejahatan seksual Anak di wilayah Tanjab Barat

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rahimin
tribunjambi/samsul bahri
Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Dhanang Sasongko. Pelaku Kekerasan Terhadap Anak di Tanjung Jabung Barat, 70 Persen Dilakukan Orang Terdekat 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Polres Tanjung Jabung Barat menggelar Focus Group Discussion memutus mata rantai kejahatan seksual Anak di wilayah Tanjab Barat, Selasa (16/2/2021).

Turut hadir Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro, Sekjen Komnas Perlindungan Anak, Dhanang Sasongko, Koordinator TRC PPA,Jeny Claudya Lumowa. 

Hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Tanjabbar, Martunis, Kepala Dinas Sosial Tanjabbar, Syarifudin serta stakeholder terkait sosial anak.

Dalam kesempatan ini, Dhanang menyebutkan bahwa terkait kasus anak, 70 persen pelaku adalah orang terdekat.

Sinopsis Ikatan Cinta 16 Februari 2021, Andin dan Aldebaran Balikan, Akankah Elsa Masuk ke Penjara?

KPU Provinsi Jambi Masih Menunggu Salinan Putusan Sengketa Hasil Pilkada Sungai Penuh dari MK

Gejala Kanker pada Anak agar Tak Terlambat Mengetahuinya

"Kasus terhadap anak berdasarkan data yang ada di kita selama ini kebanyakan pelaku terhadap anak 70 persennya adalah orang terdekat. Bahkan dari kasus yang ada, ada yang terjadi hubungan inses," katanya.

Sementara itu, secara nasional diungkapkan Dhanang, kasus kekerasan terhadap anak meningkat sebesar 52 persen di masa pandemi Covid 19 atau di 2020.

Pengaruh media sosial menjadi perantara terjadinya kekerasan seksual terhadap anak. 

Di sisi lain, dalam kesempatan ini Komnas PA bersama dengan TRC PPA memberikan penghargaan kepada Polres Tanjabbar atas sigapnya menanggani kasus anak.

Kata Dhanang, upaya yang dilakukan Polres Tanjabbar sangat tepat dan sigap sehingga diharapkan memberikan efek jera. 

"Kita mengapresiasi kinerja Polres Tanjabbar. Kita melihat juga sebelumnya secara sarana prasarana pihaknya menyediakan tempat khusus anak, dan juga aktif dalam melakukan pemulihan terhadap anak korban kekerasan," katanya.

"Kita berharap penghargaan yang kita berikan dapat meningkatkan kinerja polres tanjabbar dalam mengungkap kasus anak di Tanjabbar," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved