Breaking News:

Berita Kota Jambi

Share Results Hilang Kini Timbul Aplikasi Share Now yang Diduga Aplikasi Investasi Bodong

"Untuk pola-polanya, ini sama dengan arisan online, tetapi ini masih kita dalami kebenarannya," jelas Bram.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Nani Rachmaini
Capture Facebook
Postingan Facebook yang mengabarkan jika aplikasi Share Result berganti nama menjadi Share Now 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Usai di hebohkan dengan aplikasi Share Results, kini kembali hadir aplikasi Share Now, yang diduga memiliki modus yang serupa, dalam menjalankan investasi bodong berbasis online.

Hal tersebut diungkapkan oleh CD, seorang Dosen satu diantara universitas di Jambi, yang menjadi korban SR.

Kepada tribun, ia mengungkapkan ke khawatirannya, terkait aplikasi Share Now, yang bisa mengelabui masyarakat dan kembali menimbulkan korban investasi bodong lainnya.

"Jadi memang, setelah SR ini hilang, saya juga baru dapat info, adalagi yang namanya Share Now, kita duga ini sama, tetapi itu masih perlu keterangan dari pihak kepolisian untuk pembuktiannya," kata CD, Senin (15/2/2021).

Dengan demikian, CD berharap, pihak Kepolisian, dalam hal ini tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jambi, untuk segera bertindak, agar tidak ada korban lainnya.

Secara pribadi, CD mengaku telah pasrah akan insiden yang dialaminya, dan mengikhlaskan uang ratusan juta yang raib akibat investasi bodong tersebut.

Saat ini, kata CD, semakin banyak pola-pola baru seperti Monay Game, yang memiliki pola dan modus serupa.

Sementara itu,  Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Wahyu Bram mengaku telah menerima laporan terkait aplikasi SR, investasi bodong berbasis online tersebut.

"Kita baru terima satu laporan, untuk korbannya kita belum tahu, karena yang melapor itu satu orang, yang mewakili," kata Bram.

Sejauh ini, kata Bram, pihaknya baru menangani dua kasus, yang memiliki modus yang serupa dengan SR tersebut.

Yakni arisan online, yang beberapa waktu lalu juga sempat membuat heboh masyakat Jambi.

"Untuk pola-polanya, ini sama dengan arisan online, tetapi ini masih kita dalami kebenarannya," jelas Bram.

Sejauh ini, kata Bram, laporan dan korban terbanyak berada di Polres Tanjung Jabung Barat, dan saat ini juga dalam tahap pengembangan.

Baca juga: Elektabilitas Risma Pepet Anies Baswedan di Bursa Pilgub DKI Jakarta, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca juga: BPS Jambi: 288 Ribu Warga Jambi Miskin, Jumlah Seprovinsi Jambi Meningkat pada September 2020

Baca juga: Pendaftaran dan Seleksi Awal PPPK untuk Guru Honorer Mulai Mei 2021

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved