Berita Sarolangun
Kades Pulau Aro yang Sempat Dilaporkan Warganya Siap Dipanggil dan Bawa Bukti-bukti
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kantor desa sebelumnya pernah di bobol maling, namun anehnya tidak ada satupun barang berharga yang hilang
Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kades Pulau Aro kecamatan Pelawan Sarolangun menyangkan perbuatan dua warganya yang telah melaporkan dirinya kepihak kejakasaan Jambi dan kepihak polres Sarolangun.
Sebab tak pernah ada musyawarah sebelumnya, atas perilaku dua warganya itu.
Ia menyatakan, laporan dua orang warganya itu tentu tidak benar, yakni perihal SPJ 2019 dan melaporkan kades atas tanda tangan palsu. Padahal semua administrasi telah di cek oleh pihak inspektorat kabupaten Sarolangun dan tak memiliki masalah.
"Tidak ada kendala saat pengecekan inspektorat dan tak bermasalah," ungkap Arzon Kades Pulau Aro kecamatan Pelawan beberapa waktu lalu.
Perihal pemalsuan tanda tangan, tentu dirinya tidak mengetahui karena semua administrasi yang dipermasalahkan oleh dua warganya itu di proses oleh bendahara desa.
"Sayakan ada bendahara, apapun hal admistrasi hal surat menyurat yang sampai ke saya itu sudah siap semua baru baru Sayo terakhir yang tanda tangan," ungkapnya.
Ia menambahkan, bahwa dirinya siap dipanggil oleh pihak manapun terkait perihal tersebut sebab telah memiliki bukti-bukti.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kantor desa sebelumnya pernah di bobol maling, namun anehnya tidak ada satupun barang berharga yang hilang, hanya saja semua administrasi berkas desa yang menghilang.
Walaupun demikian, dirinya tetap memiliki bukti-bukti admistrasi terkait la laporan yang telah dilayangkan oleh dua orang warganya tersebut, dan ia akan melaporkan hal pembobolan kantor desa.
(Tribunjambi.com /Rifani Halim)
Baca juga: Belum Ada Titik Terang Perpanjangan SK Honorer di Sarolangun, Pemkab Lamban?
Baca juga: BREAKING NEWS Berebut Warisan, Nyawa Pasutri di Tebo Dihabisi Adik Kandung
Baca juga: Viral Gara-gara COD Gagal, Akun Media Sosial Warga Tembesi Dibanjiri Hujatan, Ini Komentarnya